SUMEDANG – Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi kembali mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya Sunda. Salah satunya dengan mempertahankan rumah bambu dan kayu yang dinilai lebih selaras dengan alam dan kehidupan masyarakat pedesaan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat Desa Cijeler, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang untuk kembali melestarikan rumah berbahan bambu dan kayu sebagai bagian dari identitas budaya Sunda.
Ajakan tersebut disampaikan KDM saat menghadiri pernikahan putra bungsu Sekretaris Daerah Jawa Barat Herman Suryatman di Desa Cijeler, Minggu malam (24/5/2026).
Dalam kesempatan itu, KDM menilai rumah tradisional berbahan bambu dan kayu memiliki banyak keunggulan dibanding bangunan beton, terutama untuk wilayah pedesaan dan kawasan perbukitan.
“Rumah kayu itu sesuai dengan keinginan air, keinginan angin, dan keinginan tanah. Itu bagian dari budaya Sunda yang harus kita jaga,” ujar KDM di hadapan warga.
Rumah Tradisional Dinilai Lebih Selaras dengan Alam
Menurut KDM, rumah berbahan alami lebih mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan dan karakter alam pedesaan.
Selain sejuk dan nyaman, rumah bambu dan kayu juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Sunda yang diwariskan secara turun-temurun.
“Kalau rumah bambu terkena angin dia mengikuti, kalau tanah bergerak dia lebih lentur. Itu sebabnya rumah tradisional punya filosofi menyatu dengan alam,” katanya.
Ia menjelaskan, rumah bambu sangat ideal diselaraskan dengan unsur angin, air, dan tanah karena sifat materialnya yang fleksibel serta ramah lingkungan.
Beton Tidak Selalu Cocok untuk Semua Wilayah
KDM juga menilai pembangunan rumah modern berbahan beton tidak selalu cocok diterapkan di semua daerah, khususnya kawasan pedesaan dan perbukitan.
Karena itu, masyarakat Desa Cijeler diharapkan tetap mempertahankan ciri khas arsitektur lokal sebagai bagian dari identitas budaya daerah.
Selain mengajak masyarakat menjaga budaya, KDM juga mengingatkan pentingnya pembangunan desa yang tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan dan kebutuhan masyarakat.
Warga Sambut Antusias Kehadiran KDM
Kehadiran KDM disambut antusias warga Desa Cijeler. Masyarakat berharap perhatian pemerintah terhadap pelestarian budaya Sunda dan pembangunan infrastruktur desa terus meningkat.
Warga juga berharap akses jalan, fasilitas umum, dan pengembangan kawasan pedesaan dapat terus diperhatikan demi menunjang kesejahteraan masyarakat.
Baca juga:

