Wabup Fajar Ingatkan Pelajar Sumedang: Jangan Jadi Pemilih yang Mudah Terprovokasi!

Wabup Fajar: Pendidikan Politik di Sekolah Bentuk Pemilih Pemula yang Cerdas
Wabup Fajar: Pendidikan Politik di Sekolah Bentuk Pemilih Pemula yang Cerdas

SUMEDANG – Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menegaskan pentingnya pendidikan politik bagi kalangan pelajar sebagai bekal untuk membentuk generasi pemilih yang cerdas, kritis, dan berintegritas.

Pesan tersebut disampaikan saat memberikan materi pendidikan politik kepada siswa-siswi MAN 2 Sumedang dalam kegiatan bertema “Membangun Karakter Pemilih yang Cerdas dan Berintegritas sebagai Upaya Meningkatkan Partisipasi Politik yang Demokratis”, Kamis (11/6/2026).

Menurut Fajar, sekolah merupakan tempat yang tepat untuk menanamkan pemahaman politik yang sehat karena menjadi ruang pembentukan karakter generasi masa depan.

“Melalui pendekatan goes to school ini, pendidikan politik tidak lagi terasa jauh atau eksklusif. Pendidikan politik hadir langsung di tengah-tengah pelajar, di ruang kelas, tempat pola pikir dan karakter mulai dibentuk,” ujarnya.

Pelajar Harus Punya Pemahaman Politik yang Benar

Fajar menjelaskan bahwa generasi muda saat ini hidup di tengah derasnya arus informasi yang sangat cepat, terutama melalui media sosial dan perangkat digital.

Di satu sisi, kondisi tersebut memberikan kemudahan dalam memperoleh informasi. Namun di sisi lain, tidak semua informasi yang beredar dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Karena itu, pendidikan politik dinilai penting untuk membekali para pelajar agar mampu menyaring informasi secara kritis dan tidak mudah terpengaruh oleh opini yang menyesatkan.

“Pendidikan politik bukan untuk mengarahkan siswa memilih siapa, tetapi membekali mereka agar mampu berpikir kritis, tidak mudah terpengaruh, dan berani mengambil keputusan secara bijak,” katanya.

Jangan Mudah Percaya Informasi di Media Sosial

Dalam kesempatan tersebut, Fajar juga mengingatkan para siswa yang nantinya akan menjadi pemilih pemula agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Ia meminta para pelajar untuk tidak langsung mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan selalu melakukan pengecekan terhadap sumber informasi yang diterima.

Menurutnya, kemampuan memilah informasi menjadi salah satu kunci penting dalam menjaga kualitas demokrasi di era digital.

Tolak Politik Uang dan Pilih dengan Kesadaran

Fajar menekankan bahwa penggunaan hak pilih harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berdasarkan pertimbangan yang rasional.

Ia mengajak para pelajar untuk menjauhi praktik politik uang serta tidak menentukan pilihan hanya karena ikut-ikutan atau terpengaruh lingkungan sekitar.

“Jangan mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi, jangan tergoda oleh janji-janji yang tidak rasional, dan yang paling penting jauhi segala bentuk praktik politik uang,” tegasnya.

“Jadilah pemilih yang cerdas, yang menentukan pilihan bukan karena ikut-ikutan, tetapi karena memahami dan meyakini pilihan yang diambil,” lanjutnya.

Pemkab Sumedang Perkuat Literasi Politik Generasi Muda

Fajar menegaskan Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus menghadirkan program-program pendidikan politik yang dekat dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda.

Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap lahir generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, memahami nilai-nilai demokrasi, serta mampu berpartisipasi aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Mari manfaatkan kesempatan ini untuk bertanya, berdiskusi, dan membuka wawasan. Karena dari ruang kelas seperti inilah kita mulai membangun demokrasi yang sehat, berkualitas, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Kegiatan pendidikan politik tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan literasi politik generasi muda sekaligus mempersiapkan pemilih pemula yang cerdas, kritis, dan berintegritas menjelang berbagai agenda demokrasi di masa mendatang.

Baca juga: