Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berubah, puluhan insan pendidikan di Sumedang mendapat apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun generasi masa depan.
SUMEDANG – Sebanyak 20 insan pendidikan di Kabupaten Sumedang menerima penghargaan dalam ajang Vidya Caryena III Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Aula Tampomas Setda, Rabu (6/5/2026).
Penghargaan tersebut diberikan kepada berbagai kategori, mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas, satuan pendidikan, hingga peserta didik berprestasi yang dinilai telah memberikan kontribusi nyata di dunia pendidikan.
Beberapa penerima penghargaan di antaranya Cuniarti, Rina Herlina, Hj. Dian Nurmayanti, S.Pd., M.Pd, Egi Agustian, M.Pd, Nanang Suryana, M.Pd, Ipan Hidayatuloh, S.Pd, Aat Nurhayati, M.Pd, Ahmad Fikri Mazdan, S.Pd, Khodijah Mustaqimah, S.E., Gr., M.Si, Wawat Karwati, S.Pd., M.Pd, hingga Nina Nurbaeni, S.Pd., M.MPd.
Sementara untuk kategori satuan pendidikan, penghargaan diberikan kepada PKBM Insan Desa, SDN Malaka, dan SMPN 2 Tanjungsari.
Tak hanya itu, sejumlah murid dan siswa berprestasi juga mendapat apresiasi. Habil Wijaya Setiadi menerima penghargaan untuk kategori murid berprestasi, sedangkan siswa SMP berprestasi diberikan kepada Gilang Kencana Tirta, Richie Melvino Kosasih, dan Leonardo Cornelius Wiyanto.
Pada kategori pegawai, penghargaan dedikatif dan inspiratif diberikan kepada Dayat Hidayatullah, S.Pd, Maman, S.Sos, dan Rida Fatimah Zakiyatul Huda, S.Pd. Sementara penghargaan tokoh inspiratif diberikan kepada Dr. Dian Sukmara, M.Pd.
Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir yang hadir sekaligus membuka kegiatan menegaskan bahwa Vidya Caryena bukan sekadar acara seremonial.
“Kita sedang membangun karakter sekaligus membangun masa depan. Apa yang Bapak/Ibu lakukan hari ini adalah bagian dari sejarah, bentuk dedikasi yang patut dibanggakan melalui karya dan kontribusi nyata,” ujar Bupati.
Menurutnya, capaian para penerima penghargaan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi insan pendidikan lainnya di Sumedang.
“Sekolah dan insan pendidikan harus menjadi resonansi yang menggetarkan, menginspirasi, dan menularkan semangat positif kepada yang lainnya,” tambahnya.
Bupati juga menyebut terdapat 7.319 guru ASN di Kabupaten Sumedang yang menjadi kekuatan besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
Ia pun mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus berinovasi dan berkolaborasi demi meningkatkan kualitas pendidikan di daerah.
“Ilmu bukan hanya untuk dipelajari, tetapi harus diamalkan. Teruslah menjadi inspirasi dan jangan pernah berhenti belajar,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Eka Ganjar Kurniawan mengatakan Vidya Caryena III melibatkan berbagai unsur pendidikan mulai dari guru, kepala sekolah, pengawas hingga pemangku kepentingan lainnya.
“Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi tenaga pendidik di Sumedang,” ujarnya.
Ia menegaskan, kegiatan tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan adanya penguatan kapasitas serta praktik baik yang bisa langsung diterapkan di lingkungan pendidikan,” pungkas Eka.
Baca juga:

