Di tengah tantangan dunia pendidikan dan rendahnya minat baca di era digital, masih ada sosok guru yang konsisten menyalakan semangat literasi dari ruang-ruang kecil pendidikan anak usia dini.
SUMEDANG – Dedikasi seorang guru tidak hanya terlihat saat mengajar di dalam kelas, tetapi juga dari kontribusinya dalam membangun budaya literasi dan meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat.
Hal tersebut tercermin dari sosok Rida Fatimah Zakiyatul Huda, S.Pd., guru KB Bina Insan Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, yang berhasil menorehkan berbagai prestasi di bidang pendidikan dan literasi.
Perempuan yang aktif di dunia pendidikan anak usia dini tersebut dikenal sebagai salah satu penggerak literasi di Kabupaten Sumedang. Berbagai penghargaan berhasil diraih berkat dedikasi dan konsistensinya dalam mendukung budaya baca dan pengembangan metode pembelajaran kreatif.
Pada tahun 2021, Rida meraih Juara III Lomba Perencanaan Pembelajaran dalam Festival Keluarga PAUD yang diselenggarakan HIMPAUDI Kabupaten Sumedang.
Prestasi lainnya diraih pada Festival Literasi Tahun 2025 saat dirinya menerima Penghargaan Bupati Sumedang sebagai Pegiat Literasi dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sumedang.
Tak berhenti di situ, pada tahun 2026 ia kembali menerima penghargaan Vidya Caryena III kategori Penggerak Literasi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang.
Penghargaan tersebut semakin mengukuhkan perannya sebagai sosok inspiratif di bidang pendidikan dan pengembangan budaya literasi.
Selain aktif meraih prestasi, Rida juga rutin mengikuti berbagai forum dan pelatihan pendidikan tingkat daerah hingga nasional.
Beberapa di antaranya yakni menjadi peserta International Academic Symposium Commemorating the 70th Anniversary of Asia Africa Conference Tahun 2025, mengikuti Puncak Temu Pendidik Nusantara XII di Sekolah Cikal Jakarta Selatan, hingga pelatihan penguatan budaya baca dan literasi masyarakat dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Ia juga mengikuti Pembinaan Komunitas Penggerak Literasi oleh Balai Bahasa Jawa Barat Tahun 2024 serta Pelatihan Literasi Informasi yang diselenggarakan Dispusipda Jawa Barat Tahun 2026.
Tak hanya aktif sebagai peserta, Rida juga dipercaya menjadi moderator dan master of ceremony (MC) dalam berbagai kegiatan pendidikan dan literasi.
Salah satunya menjadi Moderator Talkshow Literasi bersama Maman Suherman dalam Festival Literasi 2025.
Selain itu, ia juga menjadi moderator dalam kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Informasi Tahun 2025 bersama sejumlah narasumber dari pemerintah daerah dan akademisi.
Dengan berbagai pencapaian tersebut, Rida Fatimah Zakiyatul Huda diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi para pendidik, khususnya di Kabupaten Sumedang, dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan budaya literasi di era digital.
Baca juga:

