Puslitbang Polri Dalami Strategi Penguatan Ketahanan Pangan di Sumedang

Foto: Dokumentasi Polres Sumedang

KORSUM – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional menjadi salah satu fokus penelitian yang dilakukan Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Polri di Kabupaten Sumedang.

Melalui kegiatan yang digelar di Aula Tri Brata Polres Sumedang, Selasa (9/6/2026), tim peneliti melakukan kajian lapangan guna menghimpun berbagai data dan masukan terkait peran Polri dalam mendukung program swasembada pangan.

Penelitian tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur kepolisian, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Perum Bulog, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, hingga kelompok tani yang selama ini menjadi bagian penting dalam penguatan sektor pertanian di daerah.

Ketua Tim Penelitian Puslitbang Polri Kombes Pol. Guno Pitoyo, S.I.K., M.H. menjelaskan, kegiatan ini bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan program ketahanan pangan yang telah berjalan di tingkat kewilayahan. Hasil penelitian nantinya akan menjadi bahan rekomendasi dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif untuk mendukung program pangan nasional.

Selain mengumpulkan data melalui diskusi dan wawancara dengan para peserta, tim peneliti juga melakukan observasi terhadap berbagai sarana pendukung yang berkaitan dengan program ketahanan pangan. Pendekatan tersebut dilakukan untuk mengetahui tantangan, peluang, serta langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Pelaksanaan penelitian tersebut disambut baik oleh Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K. Menurutnya, kehadiran Puslitbang Polri menjadi momentum penting untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan yang saat ini menjadi salah satu program prioritas nasional.

Sandityo menegaskan, Polres Sumedang terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, Bulog, penyuluh pertanian, dan kelompok tani guna memastikan berbagai program pendukung ketahanan pangan dapat berjalan optimal.

“Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama. Polri hadir tidak hanya menjaga situasi keamanan, tetapi juga mendukung berbagai upaya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui penguatan sektor pertanian,” ujarnya.

Melalui penelitian yang dilakukan Puslitbang Polri, berbagai masukan dari daerah diharapkan dapat menjadi dasar penyusunan strategi yang lebih tepat sasaran dalam mendukung swasembada pangan. Langkah tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga ketersediaan pangan yang berkelanjutan.

Temuan yang diperoleh dari penelitian ini akan menjadi bahan kajian bagi Polri dalam merumuskan kebijakan yang mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan nasional di masa mendatang.