SUMEDAG, KORSUM.ID – Turnamen bulu tangkis bukan satu-satunya kontribusi PT Sari Asih Mandiri bagi masyarakat Sumedang. Di balik aktivitas olahraga tersebut, perusahaan ini juga dinilai ikut membuka peluang kerja bagi warga sekitar.
Kontribusi itu mendapat apresiasi dari Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat membuka Turnamen Cakra Buana Cup III di GOR Cakrabuana, Desa Ciptasari, Kecamatan Pamulihan, Selasa (25/8/2026) malam.
Bukan Sekadar Turnamen, Ada Lapangan Kerja untuk Warga
Bupati Dony mengapresiasi PT Sari Asih Mandiri yang dinilai tidak hanya memberikan dukungan terhadap perkembangan olahraga, tetapi juga mengambil bagian dalam menggerakkan perekonomian masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
Menurutnya, keberadaan dunia usaha memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Kontribusi perusahaan tidak semata-mata dilihat dari aktivitas bisnis, tetapi juga dari manfaat yang diberikan kepada masyarakat di sekitarnya.
“Ini patut kita apresiasi. Dunia usaha harus terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya melalui pembukaan lapangan pekerjaan,” ujar Dony.
Menurut Bupati, kesempatan kerja menjadi salah satu bentuk kontribusi yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
Karena itu, ia mengapresiasi Direktur PT Sari Asih Mandiri, Deni Mulyawan, yang dinilai telah membuka kesempatan bagi warga sekitar untuk mendapatkan pekerjaan melalui unit-unit usaha yang dikelolanya.
PT Sari Asih Mandiri Ikut Dorong Olahraga Sumedang Kontribusi perusahaan tersebut tidak berhenti pada sektor ketenagakerjaan.
PT Sari Asih Mandiri juga mendukung pengembangan olahraga di Kabupaten Sumedang melalui penyediaan fasilitas GOR Cakrabuana serta penyelenggaraan turnamen bulu tangkis.
Turnamen Cakra Buana Cup III menjadi salah satu wadah bagi masyarakat dan atlet untuk berkompetisi sekaligus menghidupkan aktivitas olahraga di tingkat lokal.
Deni Mulyawan sebelumnya menyampaikan komitmen perusahaan untuk membantu pemerintah daerah dalam mengurangi angka pengangguran dengan menyerap tenaga kerja dari masyarakat sekitar.
Ia juga berharap pemerintah turut memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet-atlet muda, khususnya pada cabang olahraga bulu tangkis dan bola voli.
Dengan adanya fasilitas olahraga yang memadai, ia berharap tempat tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan sekaligus menjadi tempat lahirnya atlet berprestasi dari Sumedang.
Pemerintah, Dunia Usaha dan Masyarakat Perlu Bergerak Bersama Bupati Dony menilai kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
Menurutnya, setiap pihak dapat memberikan kontribusi sesuai dengan kapasitas masing-masing. Pemerintah menjalankan fungsi pelayanan dan kebijakan, dunia usaha membuka ruang ekonomi dan kesempatan kerja, sementara masyarakat ikut menjaga serta memanfaatkan berbagai peluang yang tersedia.
“Kalau pemerintah, dunia usaha dan masyarakat bergerak bersama, tentu manfaat pembangunan akan semakin dirasakan oleh masyarakat,” katanya.
Kolaborasi semacam itu diharapkan tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga menciptakan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga.
Dengan demikian, Cakra Buana diharapkan dapat berkembang menjadi lebih dari sekadar tempat pertandingan.
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas olahraga sekaligus bagian dari ekosistem yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang.
baca juga :
Warung Malika dan ekonomi lokal → https://korsum.id/wabup-fajar-resmikan-warung-malika/
Kampung Sosial Cimanggung → https://korsum.id/kampung-sosial-cimanggung-kurangi-kemiskinan/
Liga Setda Respati Championship → https://korsum.id/liga-setda-respati-championship/
Wisata dan ekonomi lokal Sumedang → https://korsum.id/25-wisata-sumedang-viral-2026/
