“Turunkan Kabel!” Bupati Sumedang Soroti Kabel Semrawut

penataan kabel Sumedang
Nota Kesepahaman (MoU) perapihan kabel jaringan telekomunikasi yang digelar di Gedung Negara, Rabu (22/04/2026).

SUMEDANG, 22 April 2026 – Kabel yang semrawut di sejumlah titik Kota Sumedang mulai menjadi perhatian warga karena dinilai mengganggu pemandangan dan berpotensi membahayakan.

Penataan kabel jaringan telekomunikasi di Sumedang mulai digencarkan. Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menegaskan langkah tegas untuk merapikan kabel yang selama ini dinilai semrawut.

Hal tersebut disampaikan saat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penataan kabel jaringan telekomunikasi di Gedung Negara.

Bupati Tegaskan: Kabel Harus Dirapikan

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan bahwa penataan kabel harus segera dilakukan secara nyata dan terukur.

“Kita butuh telekomunikasi, karena ini menjadi bagian penting dalam kelancaran komunikasi masyarakat. Namun di sisi lain, kabel juga menjadi persoalan jika tidak tertata. Maka saya tegaskan, turunkan kabel sekarang juga dan rapikan,” tegasnya.

👉 Baca juga:
https://korsum.id/program-pembangunan-sumedang-jadi-fokus-hjs-448/
https://korsum.id/infrastruktur-sumedang-berdampak/

Target: Sumedang Lebih Rapi dan Aman

Kondisi kabel yang tidak tertata selama ini kerap menjadi keluhan masyarakat, terutama di kawasan padat dan pusat kota.

Bupati menambahkan bahwa penataan kabel merupakan bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik dan estetika kota.

“Kabel ini memang kebutuhan, tapi harus dikelola dengan baik. Tidak boleh ada lagi kesan semrawut. Harus ada timeline yang jelas, sehingga kita punya target Sumedang bebas kabel tidak tertata,” ujarnya.

Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan masyarakat.

👉 https://korsum.id/digitalisasi-sumedang-berkembang/

Jadi Gerakan Bersama

Bupati mengajak seluruh pihak untuk memiliki komitmen bersama dalam menjalankan program ini.

“Kita harus punya mindset bahwa bekerja bukan untuk diri sendiri, tetapi sebagai upaya bersama dalam menyelesaikan program pembangunan. Penataan kabel ini harus menjadi gerakan bersama,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa Sumedang harus menjadi daerah percontohan.

“Sumedang harus jadi percontohan dalam penataan kabel yang rapi dan terintegrasi,” tandasnya.

Penataan Dimulai dari Titik Prioritas

Ketua Korwil Jawa Barat, Yudiana Arifin, menjelaskan bahwa program ini mencakup pelabelan dan penataan kabel di berbagai titik strategis.

“Program ini mencakup pelabelan kabel yang semrawut serta penataan jaringan di sejumlah titik strategis. Termasuk rencana relokasi kabel di kawasan Alun-alun dengan cara menurunkan kabel agar lebih tertata,” jelasnya.

Setelah penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan langsung di Jalan Kartini sebagai lokasi prioritas.

Wajah Kota Lebih Tertata

Melalui program ini, diharapkan wajah Kota Sumedang menjadi lebih rapi, aman, dan nyaman, sekaligus meningkatkan kualitas layanan telekomunikasi bagi masyarakat.

👉 https://korsum.id/pelayanan-publik-sumedang-meningkat/