Mengungkap Fakta dan Mitos Misteri Cadas Pangeran

SUMEDANG, KORSUM.ID – Berdasarkan sejarah, jalan Cadas Pangeran dibangun pada jaman kolonial Belanda. Konon ceritanya, banyak menelan korban jiwa yang pada waktu itu bangsa Indonesia dijadikan rodi atau pekerja paksa oleh penjajah Belanda ketika membangun jalan Cadas Pangeran ini.

Namun saat ini, jalan Cadas Pangeran menjadi salah satu trending – topik bahkan viral di dunia maya (medsos) dengan adanya kasus Yana yang pernah dihebohkan menghilang secara misterius di ruas jalan Cadas Pangeran pada beberapa waktu. Sehingga saat ini, Cadas Pangeran mungkin menjadi ikon Kabupaten Sumedang.

Berdasarkan keterangan Bastaman Kades Cijeruk Kecamatan Pamulihan yang rumahnya tidak jauh dari lokasi jalan Cadas Pangeran menyebut, Cadas Pangeran merupakan fakta sejarah adanya penindasan penjajah Belanda yang memperkerjakan paksa bangsa indonesia khususnya masyarakat Sumedang dalam membangun jalan Cadas Pangeran.

“Bangsa Indonesia sebagai rodi waktu itu, dipaksa harus membelah dan pecahkan kerasnya gunung batu karang (Cadas) dengan peralatan sangat sederhana yakni pahat dan palu. Hal itu merupakan fakta dengan terbentangnya jalan Cadas Pangeran yang saat ini menjadi saksi sejarah, ” tuturnya.

Namun dibalik itu ada mitos bahwa bangsa Indonesia yang waktu sebagai pekerja pembangunan jalan Cadas Pangeran ini, tidak hanya menggunakan alat sederhana yakni palu dan pahat untuk memecah kerasnya batu Cadas. Namun dipastikan menggunakan kekuatan ghoib, diluar nalar untuk logika manusia dijaman sekarang.

Mitos itu dipastikan benar adanya. Sementara faktanya, bahwa di jaman modern ini, kerasnya batu cadas itu tidak bisa ditembus atau dipecahkan dengan alat berat seperti Beko.

Sehingga, lanjutnya, akibat alat berat tidak mampu pecahkan kerasnya batu cadas itu, maka pelebaran jalan Cadas Pangeran lebih mengarah kesisi tebing jurang menggunakan slot besi dengan tembok beton sebagai menyangga jalan.

Kades juga tidak menampik bahwa Cadas Pangeran sering dikait-kaitkan dengan adanya mitos penampakan mahluk astral. Meskipun belum pernah melihat secara langsung, lanjut dia, namun kerapkali banyak dibicarakan warga sekitar yang katanya melihat sosok ular atau harimau.

“Jika ingin bukti adanya mahluk astral itu, coba duduk sendiri pada tengah malam tepi jurang Cadas Pangeran. Nanti apa yang muncul dihadapan, ” sebutnya.