Jelang Pensiun, BKPSDM Sumedang Bekali ASN dengan Pelatihan Tata Boga

KORSUM.ID, SUMEDANG – Menjelang masa purnabakti, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang mendapat pembekalan keterampilan melalui pelatihan tata boga.

Program yang digagas BKPSDM Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Sumedang tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah kepada ASN yang akan memasuki masa pensiun.

Pelatihan dilaksanakan di Tempat Diklat BLK Sumedang, Jalan Rancapurut, dengan materi pembuatan roti manis dan brownies.

Kepala BKPSDM Sumedang melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi ASN, Elga Hidayat, mengatakan masa purnabakti dapat menjadi momentum bagi ASN untuk mengembangkan keterampilan baru.

Baca Juga  Bupati Dony Pastikan Fasilitas Umum Jatinangor Berfungsi Baik

Menurutnya, pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu ASN tetap memiliki aktivitas produktif setelah memasuki masa pensiun.
“Ini bentuk perhatian Pak Bupati Sumedang terhadap ASN menjelang pensiun atau pra purnabakti dengan memberikan pembekalan ketika mereka sudah pensiun. Salah satunya pembekalan ini untuk bisa terampil di bidang tata boga,” ujar Elga Hidayat saat dikonfirmasi, Rabu (26/8/2026).

47 ASN Ikuti Pelatihan Tata Boga
Elga menjelaskan, pelatihan tata boga tersebut telah dilaksanakan pada Jumat (14/8/2026).

Kegiatan diikuti sebanyak 47 ASN pra-purnabakti dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang. Pelatihan tidak hanya diarahkan untuk mengisi waktu setelah pensiun, tetapi juga memberikan keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan usaha.

Baca Juga  Tingkatkan Pelayanan Melalui Forum Konsultasi Publik

“Kegiatan ini diikuti 47 ASN pra purnabakti dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang, dan ini mudah-mudahan menjadi bekal mereka untuk mengisi kegiatan sehari-harinya atau beraktivitas memiliki kesibukan kembali,” jelasnya.

Bisa Jadi Bekal Membuka Usaha
Melalui pelatihan tersebut, para peserta diharapkan memiliki kemampuan baru yang dapat dimanfaatkan setelah tidak lagi aktif sebagai ASN.

Keterampilan membuat berbagai produk makanan seperti roti dan brownies dinilai dapat menjadi salah satu peluang untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan.

Dengan demikian, masa pensiun tidak hanya dipandang sebagai berakhirnya masa kerja sebagai ASN, tetapi juga dapat menjadi awal untuk menjalankan aktivitas produktif lainnya.

Baca Juga  Ini Yang Dilakukan Bupati Sumedang di Bojonegoro

Elga berharap perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap ASN pra-purnabakti dapat terus dikembangkan melalui berbagai jenis pelatihan.

“Mudah-mudahan apa yang telah diberikan perhatian Pemda Sumedang terhadap para ASN yang menjelang pensiun ini menjadi berguna dan menjadi bekal mereka dan ke depannya tidak hanya tata boga saja, melainkan bidang yang lainnya,” pungkasnya.

Program pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu para ASN mempersiapkan masa purnabakti dengan lebih matang, sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk tetap aktif dan produktif di tengah masyarakat.