SUMEDANG, KORSUM.ID – Di era ketika hampir semua anak tumbuh bersama smartphone dan media sosial, tantangan terbesar generasi muda bukan hanya soal kemampuan akademik, tetapi bagaimana menjaga karakter dan mampu memilih informasi yang benar.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila saat bersilaturahmi sekaligus melakukan monitoring Sekolah Ramah Lingkungan di SMPN 1 Darmaraja, Rabu (9/9/2026).
Ratusan siswa SMPN 1 Darmaraja mendapat pesan khusus dari Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila agar mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi perkembangan zaman.
Kehadiran Wabup Fajar disambut sekitar 950 siswa bersama para guru dan tenaga kependidikan.
Di hadapan para siswa, Fajar menegaskan bahwa generasi muda saat ini merupakan ujung tombak pembangunan Kabupaten Sumedang sekaligus bagian penting menuju Indonesia Emas 2045.
“Kenapa kalian adalah masa depan, ujung tombaknya Kabupaten Sumedang. Fokus kejar cita-cita kalian,” ujar Fajar.
Karakter Jadi Bekal Utama di Era Digital
Menurut Fajar, generasi saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat dekat dengan teknologi.
Smartphone, internet, komputer, hingga media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Namun, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan karakter yang kuat agar anak muda tidak mudah terbawa arus negatif.
“Yang harus kalian kuatkan adalah fundamental karakter. Jangan terbawa yang namanya FOMO,” tegasnya.
Fajar mengingatkan bahwa keinginan mengikuti tren tanpa berpikir panjang dapat membuat generasi muda kehilangan fokus terhadap tujuan hidupnya.
Siswa Diminta Bijak Gunakan Teknologi
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Fajar juga mengingatkan siswa agar menjauhi berbagai ancaman digital seperti judi online, narkoba, dan pinjaman online.
Menurutnya, penggunaan layanan digital yang tidak bijak dapat memberikan dampak panjang bagi kehidupan seseorang.
“Ketika nanti kalian akan masuk ke dunia pekerjaan, histori terkait keuangan kalian itu penting. Salah satu syarat diterima oleh perusahaan juga bisa berkaitan dengan hal tersebut,” katanya.
Meski demikian, Fajar tidak melarang siswa menggunakan teknologi untuk hiburan.
Ia mencontohkan permainan digital atau game dapat menjadi sarana mengembangkan kreativitas apabila digunakan secara tepat.
“Bermain game tujuannya untuk mengasah kreativitas kalian. Tapi jangan jadikan game itu membuat kalian menjadi toxic player,” ujarnya.
Jangan Mudah Percaya Informasi di Media Sosial
Selain penggunaan teknologi, Fajar juga menyoroti pentingnya kemampuan literasi digital.
Menurutnya, derasnya informasi di media sosial membuat generasi muda harus memiliki kemampuan menyaring informasi.
“Jangan gampang termakan hoaks. Jangan gampang tergiring opini,” tegasnya.
Ia meminta siswa selalu melakukan pengecekan terhadap fakta sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi.
“Ketika mendapatkan isu miring atau hal-hal negatif, cek faktanya mana, datanya mana. Buat perbandingan. Jangan pernah menelan mentah-mentah,” ujarnya.
Fajar mengutip ungkapan Latin:
“Facta sunt potentiora verbis”
yang bermakna bahwa fakta jauh lebih kuat daripada kata-kata.
Pendidikan dan Orang Tua Tetap Jadi Prioritas
Selain berbicara mengenai teknologi, Fajar juga mengingatkan siswa untuk tetap fokus terhadap pendidikan dan cita-cita.
“Strike to the plan. Fokus dengan apa yang kalian cita-citakan. Jangan fokus apa yang kalian inginkan,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menghormati orang tua dan guru yang menjadi bagian dari perjalanan kesuksesan seseorang.
“Jangan pernah merasa bangga, ‘Saya sukses karena diri saya sendiri.’ Memang ada tekad dan kekuatan mental kalian. Tapi ada sentuhan yang tidak dapat kalian bayangkan, yaitu bantuan dari orang tua dan para guru,” ungkapnya.
Fajar berharap para siswa kelak tetap menjaga hubungan baik dengan guru meskipun telah meraih kesuksesan.
“Ketika bertemu guru di jalan atau di tempat makan, tegur, sapa dan salam. Jangan pernah lupakan pendahulu kalian,” pesannya.
Baca Juga :
- https://korsum.id/mendidik-anak-di-era-digital/
- https://korsum.id/20-insan-pendidikan-sumedang-raih-penghargaan/
- https://korsum.id/bupati-dony-dorong-sekolah-ramah-lingkungan/
