Muscab Organda Sumedang Jadi Momentum Perkuat Angkutan Umum

SUMEDANG – Penguatan pelayanan angkutan umum dan kolaborasi antara pemerintah dengan pelaku transportasi menjadi sorotan dalam Musyawarah Cabang (Muscab) IX DPC Organda Kabupaten Sumedang yang digelar di Pendopo PPS Sumedang, Sabtu (23/5/2026).

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati M. Fajar Aldila, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) dan tamu undangan lainnya.

Bupati Sumedang Dony menegaskan bahwa keberadaan angkutan umum masih memegang peranan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, mulai dari pekerja hingga pelajar.

Ia mengapresiasi kontribusi Organda yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam menjaga layanan transportasi di Kabupaten Sumedang.

“Pelayanan transportasi ini menyangkut kebutuhan masyarakat sehari-hari. Karena itu pemerintah dan Organda harus terus berjalan bersama agar pelayanan semakin baik,” kata Dony.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap angkutan umum, Pemkab Sumedang telah menerapkan program Rabu–Jumat Ngangkot bagi ASN. Kebijakan tersebut diharapkan mampu membantu keberlangsungan usaha angkutan umum sekaligus mendongkrak pendapatan para pengemudi.

Tak hanya itu, pemerintah juga terus mendorong para pelajar untuk menggunakan angkutan umum melalui pengawasan dan pembentukan gugus tugas di lingkungan sekolah.

Menurut Dony, langkah tersebut bukan hanya mendukung transportasi publik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mengurangi kemacetan, menekan polusi udara dan menjaga lingkungan.

“Kami ingin budaya menggunakan transportasi umum tumbuh kembali, termasuk di kalangan pelajar,” ujarnya.

Dony pun berharap Muscab Organda tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi menjadi ruang evaluasi sekaligus penguatan komitmen pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC Organda Kabupaten Sumedang Tatang Suherman menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Sumedang terhadap keberlangsungan organisasi dan sektor transportasi umum.

Menurutnya, komunikasi antara Organda, pemerintah daerah, Dinas Perhubungan hingga aparat kepolisian selama ini berjalan baik.

Ia mengungkapkan, sejumlah aspirasi yang disampaikan Organda kepada pemerintah mulai mendapat tindak lanjut, termasuk program penggunaan angkot oleh pelajar yang kini mulai berjalan.

“Alhamdulillah komunikasi dengan pemerintah selalu terjalin baik. Beberapa usulan kami juga mulai direalisasikan,” ujarnya.

Di tengah tantangan persaingan transportasi yang semakin ketat, Tatang mengingatkan pentingnya pembenahan internal, terutama peningkatan kualitas pelayanan oleh para pengusaha maupun pengemudi angkutan umum.

“Persaingan sekarang semakin berat. Karena itu pelayanan harus terus diperbaiki agar masyarakat tetap percaya menggunakan angkutan umum,” katanya.

Muscab IX Organda Sumedang sendiri turut membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan lima tahunan serta agenda pemilihan Ketua DPC Organda Kabupaten Sumedang periode berikutnya.