Lepas Kontingen Porsadin ke Cianjur, Bupati Sumedang Targetkan Santri Raih Prestasi

upati Dony Ahmad Munir melepas kontingen Porsadin Kabupaten Sumedang menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat di Cianjur.
upati Dony Ahmad Munir melepas kontingen Porsadin Kabupaten Sumedang menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Barat di Cianjur.

KORSUM.ID, SUMEDANG – Sebanyak 28 santri terpilih mewakili Kabupaten Sumedang dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) tingkat Provinsi Jawa Barat di Kabupaten Cianjur, 23–25 Oktober 2026. Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melepas keberangkatan kontingen tersebut di Pendopo PPS, Jumat (23/10/2026).

Dalam kesempatan itu, Dony berpesan agar para santri memanfaatkan kesempatan bertanding di tingkat provinsi untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus menjaga nama baik Kabupaten Sumedang.

Ia menyebut para peserta merupakan santri terpilih dari puluhan ribu santri yang tergabung dalam Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) di Sumedang.

“Anak-anakku adalah perwakilan sekaligus duta Kabupaten Sumedang dari sekian ribu santri FKDT. Ini berarti kalian adalah manusia-manusia pilihan Allah,” ujar Dony.

Menurutnya, keikutsertaan dalam Porsadin bukan sekadar kesempatan mengejar kemenangan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga untuk mengembangkan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan memperluas persahabatan dengan peserta dari daerah lain.

Baca Juga  Sekda Tuti, Nahkoda Baru Dewan Pengawas BPR Sumedang

Bupati Tekankan Sportivitas dan Mental Juara

Dony meminta para peserta bertanding dengan sungguh-sungguh, menjunjung kejujuran, serta menghormati lawan. Ia juga mendorong santri agar memiliki keyakinan terhadap kemampuan diri tanpa mengabaikan sportivitas.

“Lebih dari sekadar perlombaan, junjung tinggi sportivitas. Harus bertanding secara jujur dan punya mental juara. Tanamkan pikiran positif bahwa ‘saya mampu, saya bisa’,” katanya.

Selain kepada para santri, pesan juga disampaikan kepada ustaz dan ustazah yang mendampingi kontingen. Mereka diharapkan memanfaatkan ajang tersebut untuk bertukar pengalaman dan pengetahuan dengan daerah lain, sehingga dapat menjadi bekal dalam meningkatkan mutu Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) di Sumedang.

Pada acara pelepasan itu, Dony turut menyerahkan uang pembinaan secara simbolis kepada perwakilan kontingen sebagai bentuk dukungan terhadap keikutsertaan santri dalam kompetisi tingkat provinsi.

Baca Juga  Terdesak Tol Cisumdawu, Perpindahan Kantor Desa Sirnamulya Dipercepat

Sumedang Kirim 28 Santri, Bidik Lima Emas

Ketua FKDT Kabupaten Sumedang, Nuroni Oktora, menjelaskan bahwa keikutsertaan kontingen merupakan bagian dari pelaksanaan program kerja FKDT Provinsi Jawa Barat dan FKDT Kabupaten Sumedang.

Kontingen Sumedang terdiri atas 28 santri peserta lomba, 14 pelatih dan pendamping, serta lima panitia atau ofisial.

Porsadin tahun ini mengusung tema “Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti dan Diniyah yang Berprestasi”. Para peserta akan mengikuti sejumlah cabang lomba keagamaan, seni, dan olahraga.

Cabang keagamaan dan seni meliputi Tahfiz Juz Amma, kaligrafi, cerdas cermat, pidato bahasa Arab dan Indonesia, murottal, puisi Islami, selawat, serta azan. Sementara cabang olahraga yang diikuti mencakup lari sprint 100 meter, bulu tangkis, dan tenis meja.

Baca Juga  Zona Integritas Pemerintah Desa di Wilayah Barat Dicanangkan Wabup

Nuroni mengatakan, kontingen Sumedang menargetkan lima medali emas dalam ajang tersebut.

“Kami tidak muluk-muluk, meskipun ada 28 peserta yang bertanding. Pada edisi 2024 lalu, kita berhasil meraih emas di tingkat provinsi dan juara pertama di tingkat nasional untuk cabang MTQ. Mudah-mudahan tahun ini kita bisa kembali meraih emas,” ungkapnya.

Target tersebut menjadi motivasi bagi para peserta untuk tampil maksimal dalam setiap cabang yang diikuti.

Melalui keikutsertaan dalam Porsadin tingkat Provinsi Jawa Barat, FKDT Sumedang berharap para santri tidak hanya memperoleh prestasi, tetapi juga pengalaman, persahabatan, dan semangat untuk terus mengembangkan pendidikan diniyah di daerah.