66 Guru Ngaji di Situraja Ikuti Pelatihan Aswaja dan Ke-NU-an, Perkuat Pendidikan Karakter Santri


KORSUM.ID – SUMEDANG – Sebanyak 66 guru ngaji dari berbagai lembaga pendidikan keagamaan di Kecamatan Situraja mengikuti Pelatihan Guru Mata Pelajaran (Mapel) Aswaja dan Ke-NU-an.

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan dari 66 lembaga Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula (MDTU) yang berada di wilayah Kecamatan Situraja.
Pelatihan digelar di Aula SDN Situraja, Kabupaten Sumedang, sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kompetensi para guru ngaji dalam memberikan pendidikan keagamaan kepada para santri.

Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Situraja, K. Ade Aam Khoeruman, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperkuat pemahaman Aswaja dan nilai-nilai ke-NU-an di lingkungan pendidikan diniyah.

Baca Juga  Teknologi Audio Visual Mendorong Kolaborasi Klien yang Lebih Baik di Lingkungan Bisnis Masa Kini

Menurutnya, guru ngaji memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda, terutama dalam menanamkan nilai keislaman yang moderat, toleran, serta berlandaskan Ahlussunnah wal Jamaah.

“Guru ngaji memiliki peran yang sangat penting dalam memberikan pemahaman keagamaan kepada anak-anak. Karena itu, peningkatan kapasitas guru perlu terus dilakukan,” ujarnya.

Tingkatkan Kompetensi Guru Ngaji
Ade Aam berharap para peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik serta mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kegiatan belajar mengajar di masing-masing lembaga.

Menurutnya, peningkatan kualitas guru ngaji akan berdampak terhadap kualitas pendidikan keagamaan yang diterima para santri.
“Harapannya, setelah mengikuti pelatihan ini, para guru dapat semakin percaya diri dan memiliki bekal yang lebih baik dalam mengajarkan Aswaja dan ke-NU-an kepada para santri,” katanya.

Baca Juga  Permintaan Produk Beton Precast Meningkat, WSBP Catatkan Pertumbuhan Pendapatan di Seluruh Lini Bisnis pada Tahun 2024

Pelatihan ini tidak hanya menjadi ruang peningkatan kompetensi, tetapi juga menjadi wadah memperkuat komunikasi dan jejaring antarpendidik keagamaan di Kecamatan Situraja.

Perkuat Pendidikan Diniyah di Tingkat Kecamatan Melalui kegiatan pembinaan seperti ini, pendidikan keagamaan di tingkat TPA, TPQ, dan MDTU diharapkan semakin berkembang.
Guru ngaji tidak hanya berperan dalam mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun karakter, akhlak, dan nilai sosial bagi generasi muda.

Dengan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, lembaga pendidikan diniyah di Kecamatan Situraja diharapkan mampu mencetak generasi yang memiliki pemahaman agama yang baik, berakhlak, serta memahami nilai-nilai Aswaja dan ke-NU-an.

Baca Juga  PT. Prima Energi Pasundan Berencana Bangun PLTM Cipeles