SUMEDANG, 27 Januari 2026 – Upaya memperkuat identitas lokal dan mendorong peran sosial kepolisian ditunjukkan Polres Sumedang melalui peluncuran Maskot Ubi Cilembu “UCIL”. Kegiatan tersebut digelar Selasa, 27 Januari 2026, di Gelanggang Serba Guna Polres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung, Kecamatan Sumedang Utara.
Peluncuran maskot dipimpin langsung Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika dan dihadiri berbagai unsur masyarakat. Sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, pelajar, organisasi kepemudaan, hingga kelompok tani tampak memadati lokasi kegiatan yang dimulai sejak pagi hari.
Inisiatif menghadirkan Maskot Ubi Cilembu UCIL disebut sebagai langkah simbolik sekaligus strategis. Ubi Cilembu dipilih karena telah lama melekat sebagai ikon Kabupaten Sumedang, sekaligus komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi dan budaya. Melalui maskot ini, Polres Sumedang ingin menegaskan dukungannya terhadap agenda ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Rangkaian acara berlangsung dengan nuansa kebudayaan dan kebersamaan. Penampilan seni tari tradisional membuka kegiatan, dilanjutkan sambutan para tokoh, pemutaran video pengenalan UCIL, hingga seremoni peluncuran resmi yang disambut antusias para undangan. Momentum tersebut juga diisi dengan deklarasi bersama serta penandatanganan komitmen lintas elemen.
Dimensi sosial dan kemanusiaan turut menjadi bagian penting acara. Polres Sumedang menginisiasi penggalangan donasi bagi korban banjir bandang di Sumatera, sebagai bentuk solidaritas nasional. Aksi ini menegaskan bahwa kegiatan peluncuran maskot tidak berhenti pada simbol, tetapi disertai kepedulian nyata terhadap sesama.
Dalam sambutannya, Kapolres Sumedang menekankan bahwa peran kepolisian tidak terbatas pada penegakan hukum. Ia menyebut Polri juga memiliki tanggung jawab sosial untuk ikut menggerakkan ekonomi dan membangun kemandirian masyarakat. Salah satu upaya yang ditempuh adalah pembinaan kelompok masyarakat, termasuk memberikan keterampilan bertani Ubi Cilembu kepada mantan pelaku premanisme agar beralih ke aktivitas produktif.
“Launching Maskot UCIL ini merupakan bentuk komitmen Polres Sumedang untuk menghadirkan Polri yang humanis, dekat dengan masyarakat, serta peduli terhadap pelestarian potensi lokal daerah. Ubi Cilembu adalah kebanggaan Sumedang yang harus kita jaga dan kembangkan bersama agar dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional,” ujar Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika, S.I.K.
Menurutnya, pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan efek berlapis: menjaga keamanan, meningkatkan kesejahteraan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat lokal. Ubi Cilembu dipandang sebagai pintu masuk yang relevan karena dekat dengan kehidupan masyarakat Sumedang.
“Melalui UCIL, kami ingin mendorong ketahanan pangan, pemberdayaan masyarakat, serta membangun harapan baru, termasuk dengan membina saudara-saudara kita yang sebelumnya terlibat premanisme agar memiliki keterampilan produktif. Kegiatan ini juga kami rangkai dengan aksi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana banjir bandang di Sumatera, sebagai wujud solidaritas dan empati nasional,” tambahnya.
Acara ditutup dengan doa bersama dan menyanyikan lagu “Padamu Negeri”. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir menjelang siang hari dalam kondisi aman dan tertib. Peluncuran Maskot UCIL menjadi penanda arah baru keterlibatan Polres Sumedang menggabungkan pendekatan humanis, pelestarian potensi daerah, serta kepedulian sosial dalam satu gerak bersama masyarakat.

