Anak-anak Sumedang Unjuk Bakat Religi, Wabup: Ini Kunci Jadi Generasi Cerdas dan Saleh

pentas PAI Sumedang SD
Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) Sekolah Dasar Kabupaten Sumedang dibuka Wakil Bupati M Fajar Aldila di Islamic Center, Selasa (5/5/2026)

Di tengah gempuran era digital yang makin tak terbendung, anak-anak di Kabupaten Sumedang justru menunjukkan wajah lain: kreatif, religius, dan penuh potensi.

SUMEDANG – Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (Pentas PAI) tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Sumedang resmi digelar di Islamic Center, Selasa (5/5/2026). Kegiatan ini menjadi ruang penting bagi anak-anak untuk menampilkan kemampuan terbaiknya di bidang keagamaan.

Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila, yang membuka langsung kegiatan tersebut menegaskan bahwa Pentas PAI bukan sekadar ajang lomba, melainkan bagian dari upaya membentuk karakter generasi muda sejak dini.

“Sangat penting memberikan karakter dan memperkuat ukhwuah-ukhuwah Islamiyah pada diri mereka,” kata Wabup Fajar Aldila.

Ia menilai, kegiatan seperti ini mampu menjadi fondasi dalam membangun mental anak-anak di tengah perubahan zaman yang begitu cepat. Terlebih, generasi saat ini dikenal lebih kreatif, namun juga menghadapi tantangan besar dari lingkungan digital.

“Generasi sekarang lebih kreatif. Bapa Ibu harus lebih memberikan kesabaran dan kekuatan agar insan-insan unggul di Kabupaten Sumedang semakin cerdas dan saleh,” ujarnya.

Menurutnya, peran pendidik dan pemerintah daerah sangat krusial dalam membimbing anak-anak, terutama dalam menghadapi derasnya arus media sosial dan teknologi.

“Harus terus menggembleng anak-anak. Khususnya memberikan edukasi wawasan mereka. Baik buruknya tentang digitalisasi dan teknologi,” kata Fajar.

Bahkan, sebagai langkah konkret, Pemda Sumedang melalui Diskominfo disebut telah bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital untuk melakukan pembatasan terhadap akun media sosial anak di bawah usia tertentu.

“Terus kami memblokir akun-akun medsosnya. Secara tidak langsung mereka tidak dapat memfilter mana hal positif dan negatif. Apalagi di era digital dan teknologi yang serba viral. Ini menjadi tantangan sendiri bagi para pendidik,” katanya.

Pentas PAI pun menjadi salah satu cara untuk mengarahkan energi dan potensi anak-anak ke arah yang lebih positif tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat secara spiritual.

Baca juga: