BEKASI, korsum.id – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat upaya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses pasar. Salah satu langkah strategis dilakukan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, dengan mengunjungi perusahaan Agung Sari Utama di Bantargebang, Kota Bekasi, Kamis (11/6/2026).
Kunjungan tersebut bertujuan membangun kemitraan yang lebih kuat antara pelaku UMKM Sumedang dengan dunia usaha agar produk lokal memiliki peluang lebih besar menembus pasar nasional.
Turut mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sumedang, Ayuh Hidayat, jajaran Diskominfo, Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Pimpinan Cabang Bank BJB Sumedang, pelaku UMKM, serta pengurus Forum UMKM Kabupaten Sumedang.
Founder Agung Sari Utama Siap Bantu Produk UMKM Sumedang
Dalam kesempatan tersebut, Founder dan CEO Agung Sari Utama, Taufik Sugiono, membagikan kisah perjalanan bisnisnya yang dimulai dari nol hingga berkembang menjadi perusahaan dengan puluhan produk makanan tradisional dan jaringan pemasaran yang luas.
Taufik yang memiliki hubungan keluarga dengan Sumedang menyatakan komitmennya untuk membantu memasarkan produk-produk unggulan UMKM Sumedang.
“Kami ingin membuka ruang seluas-luasnya bagi UMKM Sumedang. Produk yang memenuhi standar kualitas akan kami terima dan bantu pemasarannya. Bahkan untuk UMKM Sumedang, pembayaran dilakukan secara langsung sehingga membantu perputaran modal usaha,” ujarnya.
Menurutnya, peluang pasar bagi produk lokal masih sangat terbuka selama kualitas produk, kemasan, dan standar produksi mampu memenuhi kebutuhan konsumen.
Produk UMKM Sumedang Mulai Masuk Jaringan Pemasaran
Kepala Diskop UKMPP Sumedang, Ayuh Hidayat, menjelaskan bahwa sejumlah produk UMKM Sumedang saat ini telah berhasil masuk ke jaringan pemasaran Agung Sari Utama.
Produk tersebut meliputi berbagai makanan ringan, olahan pangan, dan produk khas daerah yang memiliki potensi pasar cukup besar.
“Insyaallah dalam waktu dekat akan dilakukan kerja sama yang lebih konkret. Produk-produk UMKM Sumedang yang memenuhi standar akan mendapatkan kesempatan lebih besar untuk masuk ke jaringan pemasaran Agung Sari Utama,” katanya.
Ia menilai kerja sama tersebut dapat menjadi peluang penting bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperluas jangkauan pemasaran.
Dony: UMKM Harus Naik Kelas
Bupati Dony Ahmad Munir mengapresiasi keberhasilan Taufik Sugiono yang mampu membangun perusahaan besar dari usaha yang dirintis secara bertahap.
Menurut Dony, kisah tersebut menjadi inspirasi bagi para pelaku UMKM Sumedang agar tidak mudah menyerah dalam mengembangkan usaha.
“Kisah Pak Taufik memberikan pelajaran berharga bahwa kesuksesan tidak datang secara instan. Dibutuhkan mimpi besar, kerja keras, kesungguhan, dan konsistensi dalam menjalani proses,” ujar Dony.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berkomitmen memperkuat ekosistem UMKM melalui pembinaan, peningkatan kualitas produk, akses pembiayaan, serta perluasan pasar.
“Kunjungan ini menjadi momentum bagi UMKM Sumedang untuk naik kelas. Kita ingin pelaku UMKM tidak hanya mampu memproduksi barang berkualitas, tetapi juga memiliki akses pasar yang luas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Perkuat Sinergi untuk Ekonomi Daerah
Pada akhir kegiatan dilakukan penyerahan plakat dan cinderamata sebagai simbol penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sumedang, pelaku UMKM, dan Agung Sari Utama.
Bupati beserta rombongan juga meninjau berbagai produk unggulan UMKM Sumedang yang telah dipasarkan melalui jaringan Agung Sari Utama serta melihat langsung proses produksi di pabrik pengolahan makanan ringan milik perusahaan tersebut.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal bagi semakin banyak produk UMKM Sumedang untuk menembus pasar yang lebih luas dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

