Bupati Dony: Atlet Hebat Lahir dari Pelatih yang Hebat

Bupati Dony membuka Penataran Pelatih Tingkat Lanjut KONI Sumedang 2026
Bupati Dony membuka Penataran Pelatih Tingkat Lanjut KONI Sumedang 2026

SUMEDANG, korsum.id – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir secara resmi membuka Penataran Pelatih Tingkat Lanjut KONI Kabupaten Sumedang Tahun 2026 yang digelar di Pondokan Hanjuang Hegar, Kecamatan Cimalaka, Selasa (9/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony menegaskan bahwa keberhasilan seorang atlet tidak terlepas dari peran penting pelatih yang membimbing dan membina secara konsisten.

“Di balik atlet yang hebat selalu ada pelatih yang hebat. Karena itu, peningkatan kapasitas pelatih menjadi langkah strategis dalam mencetak atlet-atlet berprestasi,” ujar Dony.

Menurutnya, prestasi olahraga tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses pembinaan yang panjang, terencana, dan berkelanjutan. Karena itu, para pelatih memiliki peran sangat penting dalam melahirkan atlet-atlet yang mampu berprestasi di berbagai ajang kompetisi.

Persiapan Menuju Porprov Jawa Barat

Bupati Dony mengapresiasi KONI Kabupaten Sumedang yang terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga melalui berbagai program pelatihan dan penataran.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar kita membangun prestasi olahraga Sumedang, khususnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat. Saya mengapresiasi KONI yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai tahapan penting dalam memperkuat kualitas pembinaan atlet,” katanya.

Ia menilai pelatih olahraga saat ini dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, memperbarui wawasan, serta mengikuti perkembangan ilmu keolahragaan yang semakin modern dan kompetitif.

Pelatih Harus Terbuka pada Ilmu dan Metode Baru

Dalam arahannya, Bupati Dony mengajak seluruh peserta penataran untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang belajar dan pengembangan diri.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ruang belajar. Hadirkan hati dan pikiran secara utuh. Open mind, buka pikiran terhadap ilmu dan metode baru. Open heart, buka hati untuk menerima perubahan. Dengan begitu akan lahir cara-cara baru yang lebih efektif dalam membina dan melatih atlet,” ungkapnya.

Menurut Dony, keberhasilan pembinaan olahraga tidak hanya bergantung pada kemampuan teknis, tetapi juga pada kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Perkuat Kolaborasi Antar Cabang Olahraga

Bupati juga mengajak seluruh insan olahraga di Kabupaten Sumedang untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi antar cabang olahraga guna membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.

“Tidak ada cabang olahraga yang berjalan sendiri. Dibutuhkan kerja sama, saling mendukung, serta berbagi pengalaman dan pengetahuan agar olahraga Sumedang semakin maju dan berprestasi,” ujarnya.

Ia berharap penataran tersebut mampu menjadi momentum perubahan dalam meningkatkan kualitas pembinaan olahraga di Kabupaten Sumedang.

“Mari jadikan penataran ini sebagai momentum perubahan. Perubahan cara berpikir, perubahan cara melatih, dan perubahan cara membina atlet. Dengan pelatih yang berkualitas akan lahir atlet-atlet juara yang mampu mengharumkan nama Sumedang,” pungkasnya.

Diikuti 84 Pelatih dari 42 Cabang Olahraga

Sementara itu, Ketua Panitia Budi Arianto, S.T. menjelaskan bahwa Penataran Pelatih Tingkat Lanjut KONI Sumedang Tahun 2026 diikuti oleh 84 pelatih yang berasal dari 42 cabang olahraga.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen KONI dalam menyiapkan sumber daya olahraga yang berkualitas untuk mendukung peningkatan prestasi atlet Sumedang.

“Kami pengurus KONI mengabdi untuk Kabupaten Sumedang. Para pelatih harus saling mendukung dan berkolaborasi agar mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membanggakan Sumedang,” ujarnya.