Pilkades Digital di 92 Desa, Sumedang Periksa Logistik hingga Pasokan Listrik

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memimpin koordinasi kesiapan logistik Pilkades Digital Serentak 2026.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memimpin koordinasi kesiapan logistik Pilkades Digital Serentak 2026.

KORSUM.ID, SUMEDANG – Pemerintah Kabupaten Sumedang mematangkan persiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Digital Serentak 2026 di 92 desa. Pemeriksaan peralatan pemilihan, distribusi logistik, keamanan tempat pemungutan suara (TPS), hingga ketersediaan listrik menjadi fokus koordinasi menjelang pelaksanaan.

Persiapan itu dibahas dalam rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kecamatan, pemerintah desa, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Gedung Negara, Selasa, 27 Oktober 2026.

Dalam rapat tersebut, seluruh unsur terkait diminta memastikan sarana dan prasarana pemilihan siap digunakan. Dari 12 posko yang melaporkan kesiapan, seluruhnya telah menyampaikan perkembangan mengenai peralatan pemilihan, kondisi TPS, dan daftar pemilih tetap (DPT).

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menekankan pentingnya pengecekan menyeluruh untuk mengantisipasi gangguan selama pemungutan suara.

Baca Juga  Media Center Kodim 0610 Sumedang Resmi Dilaunching

“Pastikan TPS aman, cek dan ricek kembali. Untuk TPS yang berada di luar ruangan, siapkan tenda sebagai langkah mitigasi apabila terjadi hujan. Pastikan juga SOP-nya tersedia dan dipahami oleh petugas,” ujarnya.

Selain kondisi TPS, distribusi surat undangan kepada pemilih juga menjadi perhatian. Pemerintah desa dan petugas diminta memastikan undangan telah diterima warga yang terdaftar sebagai pemilih.

Dony juga meminta pengamanan peralatan dilakukan secara berlapis. Perangkat pemilihan yang telah ditempatkan di desa harus dijaga dan disimpan di ruangan yang aman untuk mencegah kehilangan maupun kerusakan.

“Pastikan semua alat yang sudah disiapkan aman dan posisinya ada di desa. Amankan secara berlapis, jangan sampai ada alat yang hilang. Pastikan juga ruangan penyimpanan tidak bocor,” kata Dony.

Baca Juga  Kasus Covid-19 Melonjak, DPRD Sumedang Tahan Kunjungan Kerja dari Luar Daerah

Pasokan listrik dan cuaca jadi perhatian

Faktor cuaca turut masuk dalam agenda antisipasi. Dony meminta informasi prakiraan cuaca diperbarui setiap pagi melalui Humas dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sehingga petugas dapat menyesuaikan langkah pengamanan di lapangan.

Sementara itu, kebutuhan listrik di 92 desa telah dikoordinasikan dengan PT PLN. Perusahaan tersebut menyiagakan petugas untuk menjaga pasokan listrik selama pelaksanaan Pilkades Digital.

Ketersediaan listrik menjadi salah satu aspek penting dalam persiapan karena pelaksanaan pemilihan menggunakan perangkat elektronik. Karena itu, koordinasi teknis dan kesiapan petugas perlu dipastikan hingga seluruh tahapan selesai.

Baca Juga  Mortir Aktif Gegerkan Cimanggung, Tim Gegana Bergerak Cepat Amankan Situasi

Pemkab Sumedang juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, Forkopimda, kecamatan, desa, KPPS, dan pihak terkait untuk menjaga kelancaran pelaksanaan.

“Semua tetap semangat, kita tuntaskan sampai sukses. Insyaallah berjalan aman, lancar, dan sukses. Ini menjadi legasi kita ke depan karena telah melaksanakan Pilkades Serentak Elektronik dengan sukses. Kita telah berkontribusi untuk itu,” ujar Dony.

Pemkab Sumedang berharap seluruh persiapan teknis dan pengamanan dapat mendukung pelaksanaan Pilkades Digital Serentak 2026 yang tertib. Namun, kesiapan di lapangan tetap bergantung pada pelaksanaan prosedur, keandalan perangkat, serta koordinasi petugas di setiap desa agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman dan nyaman.