Jelang Pilkades Digital, Bupati Sumedang Tekankan Kesiapan dan Soliditas Jajaran

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama jajaran mengikuti doa bersama menjelang Pilkades Digital Serentak 2026.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir bersama jajaran mengikuti doa bersama menjelang Pilkades Digital Serentak 2026.

KORSUM.ID, SUMEDANG – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Digital 2026, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengajak seluruh jajaran pemerintah meluruskan niat, memaksimalkan ikhtiar, dan berdoa agar pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa berjalan lancar.

Pesan itu disampaikan Dony dalam doa bersama di Ruang Depan Gedung Negara, Selasa (27/10/2026) malam. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati M. Fajar Aldila, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Tuti Ruswati, serta jajaran pejabat dan perangkat daerah. Doa bersama dipimpin dengan tausiah dari Ustaz Faqih.

Dony menyebut Pilkades digital bukan sekadar agenda rutin pemerintahan. Menurut dia, pelaksanaan pemilihan dengan memanfaatkan teknologi menjadi bagian dari transformasi demokrasi yang diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi daerah lain.

Baca Juga  Hijaukan Jatinangor: TNI dan Warga Berpadu Tanam Pohon Demi Masa Depan Bumi

“Ini hajat kita bersama dan tanggung jawab kita bersama untuk menyukseskannya. Mudah-mudahan, jika berhasil, ini akan mengubah tatanan demokrasi di negara kita. Semoga dimulai dari Kabupaten Sumedang dan kita menjadi bagian dari sejarah tersebut,” ujarnya.

Ia meminta seluruh jajaran menjadikan tiga hal sebagai pegangan, yakni meluruskan niat, menyempurnakan ikhtiar, dan berdoa kepada Allah SWT.

Menurut Dony, menyukseskan Pilkades merupakan tanggung jawab bersama untuk memfasilitasi masyarakat dalam menentukan pemimpin desa. Karena itu, setiap tahapan harus dijalankan dengan kesungguhan dan tanggung jawab.

“Kalau niatnya lurus, insyaallah Allah akan memudahkan kita. Apa yang kita lakukan, mulai dari kebijakan, arahan, hingga pekerjaan, mudah-mudahan menjadi pahala,” katanya.

Baca Juga  TNI dan Warga Bersatu Padu Bangun Saluran Air Pasca Longsor di Dusun Cirendang

Antisipasi kendala teknis

Di luar ikhtiar spiritual, Dony menekankan pentingnya kesiapan teknis dan koordinasi antarlembaga. Ia mengapresiasi keterlibatan Forkopimda, TNI, Polri, kejaksaan, perangkat daerah, kecamatan, panitia pemilihan, hingga petugas teknis di tingkat desa.

Pemkab Sumedang telah menyiapkan sejumlah tahapan pendukung, mulai dari sosialisasi, pelatihan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), simulasi pemilihan, hingga pemeriksaan perangkat dan infrastruktur.

Perhatian khusus diberikan pada potensi gangguan teknis, terutama pasokan listrik dan perangkat pencetak bukti pemilihan. Koordinasi dengan PT PLN serta penyiapan perangkat cadangan, seperti uninterruptible power supply (UPS), menjadi bagian dari langkah mitigasi.

Baca Juga  Jelang Kampanye, 277 Pengawas Kelurahan Desa di Sumedang Dikumpulkan, Ini Tujuannya

Dony meminta seluruh unsur terus memantau kesiapan di lapangan agar kekurangan dapat diketahui sebelum hari pemungutan suara.

“Lakukan pengecekan persiapan secara matang. Semua harus melakukan monitoring dan evaluasi sehingga sekecil apa pun kekurangan bisa terdeteksi sejak dini. Konsolidasikan dan solidkan seluruh jajaran karena ini hajat kita bersama, hajat warga Sumedang,” pungkasnya.

Doa bersama tersebut menjadi bagian dari persiapan Pemkab Sumedang menghadapi Pilkades Digital Serentak 2026. Kelancaran pelaksanaannya akan ditentukan bukan hanya oleh kesiapan perangkat dan infrastruktur, tetapi juga koordinasi petugas serta kemampuan mengantisipasi kendala di setiap tahapan pemilihan.