Banner Iklan dprd

100 ASN Kabupaten Sumedang Ikuti Uji Kompetensi Berbasis CACT

100 ASN Sumedang Ikuti Asesmen Kompetensi Berbasis CACT Bersama BKN
100 ASN Sumedang Ikuti Asesmen Kompetensi Berbasis CACT Bersama BKN

SUMEDANG, korsum.id – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya aparatur terus dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang. Sebanyak 100 Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti asesmen atau uji kompetensi berbasis Computer Assisted Competency Test (CACT) yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kabupaten Sumedang bekerja sama dengan Kantor Regional III BKN Bandung.

Kegiatan yang berlangsung pada 18–19 Mei 2026 tersebut dilaksanakan di Assessment Center BKPSDM Kabupaten Sumedang dan diikuti ASN yang menduduki Jabatan Administrator, Pengawas, serta Jabatan Fungsional.

Dasar Pengembangan Karier ASN

Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi dan Kinerja ASN BKPSDM Kabupaten Sumedang, Dr. Sutarman, M.Pd, menjelaskan bahwa asesmen ini bertujuan memperoleh gambaran kompetensi ASN secara objektif.

“Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan karier dan peningkatan kinerja ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang,” ujarnya saat diwawancarai awak media.

Menurutnya, CACT bukanlah tes yang menentukan lulus atau tidaknya peserta, melainkan instrumen pemetaan kompetensi dan potensi ASN.

Dukung Sistem Merit dan Manajemen Talenta

Sutarman menjelaskan bahwa hasil CACT memiliki peran penting dalam mendukung penerapan sistem merit di lingkungan pemerintahan.

“Hasil CACT digunakan sebagai landasan strategis manajemen talenta untuk penempatan, promosi jabatan, mutasi, perencanaan karier, hingga penyusunan program pendidikan dan pelatihan yang tepat sasaran,” jelasnya.

Dengan demikian, setiap ASN dapat memperoleh pengembangan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi maupun potensi individu masing-masing.

Tiga Aspek yang Dinilai

Dalam asesmen tersebut, peserta diuji melalui tiga aspek utama, yaitu:

1. Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural

Mengukur kemampuan ASN dalam memimpin, mengelola pekerjaan, bekerja sama, dan berinteraksi dalam lingkungan yang beragam.

2. Literasi Digital

Menilai kemampuan ASN dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan.

3. Emerging Skills

Mengukur kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kemampuan kognitif, serta adaptasi terhadap tuntutan keterampilan masa kini.

Siapkan ASN Hadapi Transformasi Smart Governance

Menurut Sutarman, asesmen kompetensi berbasis digital ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan ASN menghadapi tantangan pemerintahan modern.

“Melalui asesmen ini, kesiapan ASN dalam menghadapi transformasi smart governance dapat diukur secara lebih komprehensif,” katanya.

Ia berharap hasil asesmen dapat menjadi pijakan dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.