Gara-gara Tiang Listrik, Rumah Janda di Desa Kertamekar Rusak Berat

Sumedang, KORSUM – Rumah milik Ny. Yeyet Rohayati (54) warga Dusun Tanjungkerta RT 01/04, Desa Kertamekar, Kecamatan Tanjungkerta, mengalami rusak berat akibat tiang listrik PLN yang menempel pada bangunan rumahnya nyaris roboh, yang terjadi pada Minggu (22/11) lalu.

Meski sudah terjadi satu Minggu lamanya, informasi dari Pemerintah Desa Kertamekar Hingga kini, pihak dari PLN belum memindahkan tiang listrik yang menyebabkan rusaknya rumah janda beranak dua tersebut.

Selain itu, nyaris robohnya tiang listrik tersebut juga, dikawatirkan bisa membahayakan warga lainnya.

“Jadi kronologinya, pada hari Minggu lalu, di sini hujan besar, sehingga tiang listrik yang di belakang rumah Bu Yeyet itu hampir tumbang. Nyaris tumbangnya tiang listrik itu, secara otomatis menarik kabel listrik yang kebetulan satu jalur dengan tiang listrik yang menempel di rumah Bu Yeyet. Sehingga karena posisi tiang listrik yang tertarik itu menempel ketembok rumah, berdampak rusaknya rumah Bu Yeyet,” kata Kepala Desa Kertamekar Ny. Olis Karistiana, Senin (30/11).

Saat ini, sambung Ny. Olis, rumah janda paruh baya itu, mengalami retak-retak, dan sebagian genting rumahnya hancur berantakan karena tertekan tiang listrik.

“Sebenarnya kejadian ini, sudah dilaporkan ke pihak PLN selaku pemilik tiang listrik. Akan tetapi hingga saat ini pihak PLN belum melakukan upaya apapun, bahkan tiang tersebut belum juga dipindahkan. Padahal kejadiannya sudah berlangsung satu minggu yang lalu,” ujarnya.

Ny. Olis menuturkan, atas adanya kejadian tersebut, Pemerintah Desa dan juga warga belum bisa melakukan perbaikan pada bangunan rumah tersebut. Karena pihaknya masih menunggu pihak PLN untuk memindahkan tiang listrik.

“Bukan tidak ingin memperbaikinya. Tetapi kami semua masih menunggu pihak PLN untuk memindahkan tiang tersebut. Kalau sudah dipindahkan, tentunya kami bersama warga akan segera memperbaiki rumah itu,” tuturnya.

Adapun sebagai upaya penangan sementara, Ny. Olis menambahkan, pihak desa kini terpaksa harus mengungsikan keluarga korban ke rumah kerabatnya. Upaya tersebut dilakukan, karena hingga saat ini tiang listrik yang menempel pada bangunan rumah korban, masih mengalami pergeseran, dan terus menekan bangunan rumah Bu Yeyet.

“Kami terpaksa, mengungsikan keluarga Bu Yeyet. Pasalnya kalau tidak diungsikan, saya pikir sangat membahayakan,” ucapnya.

Ny. Olis menambahkan, untuk bantuan, sejak beberapa hari lalu sudah datang beberapa pihak yang memberikan bantuan kepada korban. Seperti dari UPZ Kecamatan Tanjungkerta, Baznas Sumedang dan PMI Sumedang.

“Kami berharap, agar tiang listrik itu segera dipindahkan oleh pihak PLN. Sehingga kondisi rumah Bu Yeyet segera diperbaiki,” tandasnya.