SUMEDANG, 4 Maret 2026 – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Hj Tuti Ruswati, memimpin pelaksanaan Forum Perangkat Daerah Sekretariat Daerah yang berlangsung di Aula Tampomas, Rabu (4/3/2026). Forum tersebut menjadi bagian penting dalam proses penyelarasan program dan kegiatan Sekretariat Daerah untuk tahun perencanaan 2027.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur di lingkungan Sekretariat Daerah yang terlibat dalam perumusan kebijakan, koordinasi lintas perangkat daerah, serta penyelenggaraan layanan administrasi pemerintahan. Forum tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antarbagian dalam mendukung pembangunan daerah.
Momentum Penyelarasan Program
Sekda Tuti Ruswati menjelaskan bahwa Forum Perangkat Daerah menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan rencana program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun mendatang.
“Selain itu Forum ini juga sebagai bagian dari penguatan peran Setda sebagai perumus kebijakan, pengoordinasi perangkat daerah, serta penyelenggara layanan administrasi pemerintahan,”imbuh Tuti.
Menurutnya, Sekretariat Daerah memiliki posisi strategis dalam sistem pemerintahan daerah. Peran tersebut tidak hanya berkaitan dengan penyusunan kebijakan, tetapi juga koordinasi lintas perangkat daerah yang memastikan kebijakan dapat berjalan secara efektif.
Sekretariat Daerah juga memiliki fungsi penting dalam menjaga tata kelola pemerintahan agar tetap akuntabel dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Peran Strategis Sekretariat Daerah
Tuti menegaskan bahwa Sekretariat Daerah merupakan organisasi perangkat daerah yang memiliki peran sentral dalam penyelenggaraan pemerintahan. Lembaga ini menjadi motor penggerak dalam proses perumusan kebijakan sekaligus pengoordinasian berbagai program pembangunan.
Melalui koordinasi yang efektif, Sekretariat Daerah diharapkan mampu memastikan seluruh perangkat daerah bergerak secara terarah dan selaras dengan tujuan pembangunan daerah.
“Tantangan kita ke depan adalah memastikan setiap perumusan kebijakan, pengoordinasian, dan pelayanan administrasi semakin berkualitas, terukur, dan berdampak nyata terhadap pencapaian visi Sumedang Simpati semakin maju menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kualitas kebijakan yang dihasilkan pemerintah daerah harus mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Oleh karena itu, setiap proses perencanaan perlu dilakukan secara matang dan berbasis pada kebutuhan riil di lapangan.
Capaian Kinerja Setda
Berdasarkan capaian kinerja tahun 2025, indikator kinerja utama Sekretariat Daerah menunjukkan hasil yang cukup menggembirakan. Beberapa indikator bahkan berhasil mencapai target secara maksimal.
Salah satunya adalah persentase kinerja perumusan kebijakan, pengoordinasian, serta layanan administrasi pada bidang pembangunan dan ekonomi yang mencapai 100 persen. Selain itu, indikator kinerja pada bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat juga tercatat melampaui target yang telah ditetapkan.
Meski demikian, Sekda mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran berpuas diri. Menurutnya, masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu terus diperbaiki ke depan.
“Kita tidak boleh berpuas diri, mengingatkan masih adanya tantangan yang perlu diperkuat, seperti optimalisasi perumusan kebijakan, penguatan koordinasi dengan perangkat daerah, peningkatan kualitas pelayanan administratif, serta pemenuhan kebutuhan sarana prasarana dan SDM yang memadai,”tuturnya.
Mengawal Program Unggulan Sumedang
Melalui forum ini, Tuti berharap seluruh bagian di lingkungan Sekretariat Daerah dapat bekerja secara lebih solid, adaptif, dan responsif. Kinerja yang optimal diperlukan untuk mendukung pelaksanaan lima misi pembangunan serta 13 program unggulan Kabupaten Sumedang.
Program unggulan tersebut mencakup berbagai sektor pembangunan, mulai dari penguatan pendidikan hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
“Kami siap mengawal 13 Program Unggulan Sumedang, mulai dari Sekolah/Pesantren Produktif, Magrib Mengaji, SPBS, Jawara Anti Korupsi, penguatan ASN, Jalan Leucir Nepi ka Desa, wirausaha pemuda, Revolusi Pertanian 4A, UMK Unggul, penguatan industri dan pariwisata, Kadeudeuh Simpati, Rumah Simpati, hingga pelayanan publik yang profesional. Semua harus berjalan sinergis dan berdampak nyata bagi masyarakat.”tuturnya.
Sekretariat Daerah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan seluruh program tersebut dapat berjalan secara terintegrasi. Koordinasi yang kuat antarperangkat daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan keberhasilan program pembangunan.
Forum Strategis untuk Pembangunan Daerah
Pada akhir kegiatan, Sekda menegaskan bahwa Forum Perangkat Daerah tidak boleh dipandang sebagai agenda administratif semata. Forum ini harus menjadi ruang strategis untuk merumuskan langkah konkret dalam memperkuat pembangunan daerah.
Melalui diskusi dan penyelarasan program, setiap bagian di lingkungan Sekretariat Daerah diharapkan mampu merumuskan rencana kerja yang lebih tepat sasaran.
Dengan demikian, kebijakan dan program yang dirancang dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan daerah secara inklusif dan berkelanjutan.
Forum Perangkat Daerah Setda Sumedang diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kinerja pemerintahan daerah serta mendukung pencapaian visi pembangunan jangka panjang Kabupaten Sumedang.

