Innalillahi, Pasien Positif Covid-19 Asal Paseh Meninggal Dunia

Sumedang, KORSUM – Innalillahi wa inna illaihi roojiun, berita duka datang di Kabupaten Sumedang, dimana pasien ke Covid-19 ke 18, berinisial A (54) dinyatakan meninggal dunia, Senin malam sekira Pukul 23:45 WIB, di RSUD Kabupaten Sumedang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dr Iwa Kuswaeri membenarkan, perihal meninggalnya pasien Covid-19, berinisial A, asal Kecamatan Paseh tersebut.

“Iya, ini baru selesai dimakamkan,” kata Iwa saat dikonfirmasi KORSUM, Selasa (28/7) pagi.

Untuk prosesi pemakaman sendiri, sambung Iwa, dengan menggunakan protokol Covid-19. Kemudian Almarhum A juga, meninggalkan seorang istri yang juga terkonfirmasi Covid-19, dan masih mendapatkan perawatan di ruang isolasi di RSUD Sumedang.

Baca Juga  Jalan Mantap di Sumedang Capai 87,96 persen

“Untuk, jenazah dimakamkan di alamat tempat tinggal mengikuti prosedur covid-19,” ujarnya.

Seperti diketahui, A (54) merupakan pasien positif asal Desa Legok Kaler Kecamatan Paseh, yang terkonfirmasi positif Covid-19 bersama istrinya. Dimana keduanya berprofesi sebagai pedagang di Jakarta.

Baca Juga : Satu Orang Positif Covid-19, Pasar Situraja Ditutup Selama Satu Minggu

Mereka kembali ke Sumedang tanggal 1 Juli, dan sudah sekitar 1 bulan lamanya berdagang di Jakarta. Kemudian sesampainya di Sumedang, A mengeluh sesak napas, batuk, filek hingga demam.

Selain itu, Pasien Covid-19 ini juga sempat berobat ke Klinik di Paseh Sumedang, dan sempat menjalani Rawat Inap di Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Kecamatan Conggeang.

Baca Juga  Bupati Dony Dorong BUMDes Jadi Lokomotif Pertumbuhan Ekonomi Desa Berbasis Digital dan Ekspor

Atas meninggalnya satu pasien positif Covid-19 tersebut, Iwa menyampaikan turut berduka sedalam-dalamnya, dan berharap masyarakat di paseh tidak ada penolakan jenazah Covid.

“Untuk itu, kami perlu tegaskan
saat ini Covid-19 belum selesai, untuk itu mari tetap waspada, selalu memakai masker, jaga jarak, hindari kerumunan dan selalu cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Karena keberhasilan menekan angka infeksi Covid-19 ditentukan oleh dukungan semua pihak,” ujarnya.