Sumedang, KORSUM – Dari 5.312 Desa dan Kelurahan di Provinsi Jawa Barat, Desa Darmawangi Kecamatan Tomo Kabupaten Sumedang, masuk lima besar hasil penilaian administrasi terhadap Laporan Pelaksana Terbaik Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) Kategori Desa dan Kelurahan Tahun 2020.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang, Endah Kusyaman mengatakan, menindaklanjuti hasil penilaian administrasi terhadap laporan pelaksana terbaik BBRGM tersebut. Selanjutnya akan dilakukan assesment yang dilaksanakan oleh tim dari DPMD Provinsi Jawa Barat ke Desa Darmawangi hari ini, Kamis (6/8).
“Iya hari tim dari DPMD Provinsi langsung terjun ke Desa, untuk melakukan assessment,” kata Endah saat dikonfirmasi KORSUM, di Kantor Desa Darmawangi.
Adapun assesment lapangan sendiri, sambung Endah, bertujuan untuk menyandingkan dokumen atau data yang telah dikirimkan dengan kebenaran materi riil di lokasi.
Selain itu juga, ada empat indikator yang nantinya akan dilakukan assessment yaitu Kemasyarakatan, Ekonomi, Sosial Budaya dan Agama serta Lingkungan dari unsur Pemerintahan Desa, LPM, PKK dan Tokoh Masyarakat.
“Penilaian dilapangan difokuskan kepada inovasi produk-produk unggulan di Desa yang berkaitan dengan 4 indikator tersebut,” ucapnya.
Endah berharap, hasil assessment tersebut, bisa menjadikan Desa Darmawangi bisa mengungguli 4 Desa lainnya, yaitu Desa Giri Awas Kabupaten Garut, Desa Margamulya Kabupaten Bandung, Desa Cirejag Kabupaten Karawang dan Desa Tanimulya Kabupaten Bandung Barat yang masuk penilaian administrasi terhadap laporan pelaksana terbaik BBRGM di Jawa Barat.
“Ya mudah – mudahan bisa meraih peringkat Pertama dari Lima besar hasil penilaian administrasi terhadap laporan pelaksana terbaik BBRGM. Sehingga bisa mewakili Provinsi Jabar pada lomba BBRGM tingkat Nasional,” tandasnya.

