SUMEDANG, 26 Februari 2026 – Dony Ahmad Munir mengajak umat Islam untuk “naik kelas” dalam menjalankan ibadah Ramadan. Ajakan itu disampaikan saat Safari Ramadan 1447 H/2026 tingkat Kabupaten Sumedang di Masjid Besar Nurul Iman, Kamis (26/2/2026).
“Kita harus bisa ‘naik kelas’ ketika menjalankan ibadah di Ramadan ini, khususnya ibadah shaum kita,” ujarnya.
Menurut Dony, peningkatan kualitas ibadah tidak cukup hanya dengan meninggalkan hal-hal yang membatalkan puasa. Umat, kata dia, perlu menjauhi segala hal yang dapat mengurangi pahala.
“Hati kita, mata kita dan semua anggota badan kita harus bisa meninggalkan yang merusak puasa,” katanya.
Ia mengingatkan Ramadan tinggal menyisakan 21 hari. Momentum tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, seolah-olah menjadi Ramadan terakhir.
“Hanya tinggal 21 hari kesempatan kita untuk berburu pahala di bulan penuh berkah ini. Jadi tetap bersemangat,” ucapnya.
Minta Dukungan Wujudkan Sumedang Simpati
Dalam kesempatan itu, Dony juga meminta doa dan dukungan masyarakat Situraja untuk mewujudkan visi Sumedang Simpati Semakin Maju menuju Indonesia Emas 2045.
“Sudah satu tahun lebih saya bersama Pak Wabup memimpin Sumedang. Tentu ada berbagai hal yang sudah dicapai dan belum. Oleh karena itu, kami memohon dukungan seluruh masyarakat, khususnya warga Situraja dalam menjalankan tugas kami,” tuturnya.
Camat Situraja, Cecep Supriatna, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati dan Tim Safari Ramadan.
“Terima kasih atas kehadiran Bupati dan Tim dari Kabupaten. Tentunya akan membawa pengaruh positif bagi kami, seluruh warga Situraja,” katanya.
Ia melaporkan kondisi wilayah selama pekan pertama Ramadan relatif kondusif. Bersama Forkopimcam dan Puskesmas Situraja, pihaknya melakukan woro-woro kepada warga untuk menindaklanjuti surat edaran terkait kegiatan Ramadan dan menjaga stabilitas kamtibmas.
Layanan Publik dan GPM Diserbu Warga
Safari Ramadan juga diisi dengan layanan jemput bola yang dipusatkan di Alun-alun Situraja dan halaman kantor kecamatan. Layanan tersebut meliputi pajak kendaraan (Samsat), Nomor Induk Berusaha (DPMPTSP), cek kesehatan gratis (Dinas Kesehatan), administrasi kependudukan (Disdukcapil), konsultasi PBB (Bappenda), hingga bazar murah dari DKUKMPP.
Dalam rangka menjaga keterjangkauan harga sembako, Kecamatan Situraja bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM).
“Tadi pagi GPM dimulai dan sebelum Zuhur sudah habis diserbu warga. Hal ini membuktikan warga sangat menunggu program seperti ini yang tentunya sangat membantu mereka,” katanya.
Selain menyampaikan tausiyah, Bupati juga menyerahkan bantuan kepada DKM Masjid Besar Nurul Iman serta uang saku bagi guru ngaji se-Kecamatan Situraja.
Safari Ramadan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sarana memperkuat pelayanan publik. Pemerintah Kabupaten Sumedang berupaya memastikan program yang dijalankan tidak hanya tersampaikan, tetapi juga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

