“Secara umum arus lalu lintas sekitar SMAN 1 dan UGD cukup kondusif. Depan SMA 1 dan UGD sudah dipasang barrier supaya tidak digunakan sebagai tempat parkir. Namun, meskipun sudah dipasang barrier masih ada saja pengguna jalan yang bandel parkir di depan SMAN 1,” tuturnya.
Untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) di Kawasan Tertib Lalu Lintas, imbuh Herman, perlu dukungan semua pihak dan yang paling utama adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk disiplin dan tertib lalu lintas.
Selain itu, penyediaan fasilitas pendukung diantaranya tersedianya kantung parkir yang memadai dan pengawasan dan pengendalian serta penegakan hukum yang kontinyu untuk menimbulkan efek jera.
“Sosialisasi melalui mobil wawar Diskominfosanditik juga telah dilaksanakan di sepanjang Jalan Prabu Geusan. Para pemilik cator dan beca yang kebetulan mangkal juga sudah kami berikan informasi,” tandasnya. **

