Sebelumnya, Jaksa Agung Burhanuddin saat pelantikan menekankan pengangkatan Setia Untung karena dinilai layak, dan tepat menduduki posisi dan kapasitas sebagai bagian dari unsur pimpinan dan pembantu limpinan, terutama dalam menghadapi dan mengatasi berbagai problematika.
“Saya kembali mengingatkan, agar saudara-saudara senantiasa menjadi tauladan yang dapat memberikan contoh dan motivasi yang baik bagi segenap jajaran untuk selalu memberikan kontribusi positif bagi institusi,” ungkap Burhanuddin saat pelantikan yang disiarkan langsung melalui Youtube, Senin 4 Mei 2020.
Diakhir arahannya, Jaksa Agung meminta kepada unsur pimpinan Kejaksaan agar bekerja secara teamwork, sebagai satu kesatuan yang saling menguatkan, saling melengkapi, dan saling menyempurnakan, dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan dengan tepat.
Baca Juga : Emrus : Setia Untung Menjadi Wakil Jaksa Agung, Angin Segar Bagi Institusi Adhyaksa
Sekedar mengingatkan, Karir Setia Untung beranjak dari bawah, ketika muda, dia masuk sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 1986 yang prajabatannya dimulai di Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumedang, Jawa Barat (Jabar), lalu tahun 1988 menjadi PNS di Kejati Jabar. Tahun 1989 dia lulus tes ikut Pendidikan Pembentukan Jaksa (PPJ) di Kejagung.
Selesai dari PPJ, karir pria yang hobi olahraga sepeda itu menanjak, pada tahun 2003 dia dipercaya sebagai Kepala Bagian Anggaran Biro Keuangan pada bidang Pembinaan Kejagung, kemudian Kepala Kejari Garut, Jabar tahun 2005, Asisten Intelijen pada Kejati Kalimantan Barat 2007, Kepala Kejari Jakarta Selatan tahun 2008, kemudian menjadi Asisten Pidsus pada Kejati Jawa Tengah 2010, Asisten Khusus Jaksa Agung RI di Kejagung RI tahun 2011.
Nah, disaat tahun 2012, suami dari Detty Sugiharti Setia Untung Arimuladi itu di percaya sebagai Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, kemudian dipercaya sebagai Kepala Kejati Riau Tahun 2014, lalu Kepala Kejati Jawa Barat Tahun 2016, sempat menjadi Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Tahun 2017, hingga menjabat sebagai Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI 2017 dan di awal 2020 ini, sang motivator jaksa ini pun akhirnya berlabu menjadi orang nomor dua di Korps Adhyaksa. #

