SUMEDANG — Warga Desa Sukamulya, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di aliran irigasi persawahan, Sabtu (28/3/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Rendi Ardiansah (20), warga Dusun Panadahan, Desa Kudangwangi, Kecamatan Ujungjaya.
Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika melalui Kapolsek Ujungjaya AKP Nuroni Kandiana menjelaskan, korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 06.10 WIB oleh warga yang hendak menuju area persawahan.
“Awalnya saksi melihat ada seseorang dalam posisi tengkurap di aliran irigasi. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat dan diteruskan kepada aparat desa serta pihak kepolisian,” ujar AKP Nuroni Kandiana.
Penemuan tersebut langsung memicu perhatian warga sekitar yang kemudian berdatangan ke lokasi kejadian.
Sebelum ditemukan, korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama dua hari. Pencarian telah dilakukan di sekitar wilayah Desa Kudangwangi.
Korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi sejak usia 14 tahun dan tinggal bersama keluarganya.
Informasi ini menjadi salah satu dasar dalam analisis awal penyebab kematian korban.
Setelah menerima laporan, petugas dari Polsek Ujungjaya bersama Tim Inafis Polres Sumedang serta tenaga medis dari Puskesmas Ujungjaya langsung menuju lokasi.
Tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta pemeriksaan awal terhadap kondisi korban.
“Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan adanya unsur kekerasan. Diduga korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatannya,” jelasnya.
Saat ditemukan, korban dalam posisi tengkurap, mengenakan kaos, tanpa celana, dan tubuh dalam kondisi kaku.
Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas bersama warga untuk penanganan lebih lanjut. Proses evakuasi berjalan dengan lancar di bawah pengawasan aparat kepolisian.
Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.
Kepolisian memastikan seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur. Langkah yang dilakukan meliputi penerimaan laporan, pengamanan lokasi, pengumpulan keterangan saksi, serta koordinasi dengan tim medis dan Inafis.
Situasi di lokasi kejadian saat ini dilaporkan telah kembali kondusif. Aktivitas warga pun kembali berjalan normal.

