Berita  

Polres Sumedang Siapkan Pengamanan Lebaran melalui Ops Ketupat Lodaya 2026

Operasi Ketupat Lodaya 2026

SUMEDANG, 11 Maret 2026 – Polres Sumedang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Operasi Ketupat Lodaya 2026 sebagai langkah awal mempersiapkan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Command Center Mapolres Sumedang, Jalan Prabu Gajah Agung Nomor 48, Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, pada Rabu (11/3/2026).

Rapat yang berlangsung mulai pukul 09.45 hingga 11.30 WIB itu dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pejabat Utama (PJU) Polres Sumedang, para Kapolsek jajaran, serta perwakilan sejumlah instansi terkait.

Sejumlah pihak yang hadir antara lain TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Jasa Raharja, dan berbagai stakeholder lain yang memiliki peran penting dalam mendukung pengamanan arus mudik maupun arus balik Lebaran.

Perkuat Sinergi Pengamanan Lebaran

Rapat koordinasi lintas sektoral tersebut bertujuan menyamakan persepsi serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Operasi ini merupakan operasi kepolisian terpusat yang digelar setiap tahun untuk mengamankan momentum Hari Raya Idul Fitri, khususnya terkait kelancaran arus lalu lintas, keamanan masyarakat, serta pelayanan publik selama masa libur Lebaran.

Dalam rapat tersebut juga dipaparkan hasil evaluasi pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya pada tahun sebelumnya. Evaluasi mencakup data arus lalu lintas, potensi titik kemacetan di jalur arteri wilayah hukum Polres Sumedang, hingga peningkatan jumlah kendaraan yang melintas selama masa mudik.

Antisipasi Lonjakan Wisatawan

Selain jalur mudik, Polres Sumedang juga menyoroti potensi lonjakan pengunjung di sejumlah objek wisata selama libur Lebaran.

Beberapa destinasi wisata yang diprediksi mengalami peningkatan jumlah pengunjung antara lain Jatinangor National Park, Tanjung Duriat, Panenjoan Jatigede, Kampung Karuhun, serta Kampung Ciherang.

Tempat-tempat wisata tersebut menjadi perhatian khusus karena biasanya mengalami lonjakan wisatawan saat masa libur panjang.

Karena itu, pengamanan tidak hanya difokuskan pada jalur lalu lintas, tetapi juga pada kawasan wisata yang berpotensi menimbulkan kepadatan pengunjung.

Strategi Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas

Dalam rakor tersebut juga dibahas berbagai strategi pengamanan yang akan diterapkan selama Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Beberapa di antaranya meliputi penempatan pos pengamanan (Pos Pam), pos pelayanan (Pos Yan), serta pos terpadu di sejumlah titik strategis.

Selain itu, pihak kepolisian bersama instansi terkait juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi potensi kemacetan pada jalur mudik utama di wilayah Kabupaten Sumedang.

Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode mudik dan balik Lebaran.

Kapolres: Sinergi Jadi Kunci Keberhasilan

Kapolres Sumedang AKBP Sandityo Mahardika menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya tidak hanya bergantung pada kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak.

Menurutnya, koordinasi lintas sektoral menjadi kunci dalam memastikan seluruh unsur pengamanan siap menghadapi dinamika yang mungkin terjadi selama masa Lebaran.

“Rapat koordinasi lintas sektoral ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi Operasi Ketupat Lodaya 2026. Dengan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah dan seluruh stakeholder, kami optimistis pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Sumedang dapat berjalan aman, tertib dan lancar,” ujarnya.

Kapolres juga menambahkan bahwa Polres Sumedang akan mengoptimalkan seluruh kekuatan personel serta sarana prasarana yang dimiliki untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami akan menempatkan personel di sejumlah titik rawan kemacetan, lokasi wisata serta jalur mudik utama. Harapannya masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik dapat merasa aman, nyaman dan selamat sampai tujuan,” tambahnya.

Harapan Pengamanan Lebaran yang Kondusif

Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi lintas sektoral ini, seluruh instansi yang terlibat diharapkan memiliki kesiapan yang matang dalam menghadapi pengamanan Lebaran tahun ini.

Koordinasi yang baik antarinstansi juga diharapkan mampu mempercepat penanganan jika terjadi potensi gangguan keamanan, kemacetan lalu lintas, maupun situasi darurat lainnya.

Melalui langkah tersebut, masyarakat diharapkan dapat merasakan perjalanan mudik yang aman dan nyaman serta merayakan Idul Fitri dengan suasana yang kondusif di wilayah Kabupaten Sumedang.