SUMEDANG, 2 Maret 2026 – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat sebagai bagian dari dukungan terhadap program strategis nasional di bidang pendidikan. Hingga awal Maret 2026, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Kecamatan Ujungjaya telah mencapai sekitar 7 persen.
Perkembangan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sumedang M Fajar Aldila saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap 2 yang diselenggarakan Kantor Staf Presiden Republik Indonesia di Jakarta, Kamis (2/3/2026).
Rapat koordinasi tersebut diikuti oleh perwakilan pemerintah kabupaten dan kota dari seluruh Indonesia. Kegiatan dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari.
Progres Pembangunan di Ujungjaya
Dalam forum tersebut, Wakil Bupati Sumedang memaparkan perkembangan pembangunan Sekolah Rakyat di wilayahnya. Ia menjelaskan bahwa proses pembangunan saat ini masih berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
“Pembangunan Sekolah Rakyat di Ujungjaya sudah on the track. Sudah dilaporkan permasalahan yang ada. Lahan sawah yang dilindungi dan harus alih fungsi lahan yang mana harus segera dibereskan,” kata Fajar.
Pembangunan sekolah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Kendala Alih Fungsi Lahan
Meski pembangunan berjalan sesuai jadwal, beberapa kendala masih ditemui di lapangan. Salah satu persoalan yang muncul berkaitan dengan status lahan sawah yang dilindungi sehingga memerlukan proses alih fungsi lahan.
Menurut Fajar, kewenangan terkait alih fungsi lahan berada pada pemerintah pusat melalui kementerian terkait. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah pusat terus dilakukan agar proses administrasi dapat segera diselesaikan.
Selain itu, pemerintah daerah juga telah melakukan sejumlah langkah untuk mendukung kelancaran pembangunan.
Perbaikan Akses Jalan
Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah memperbaiki akses jalan menuju lokasi pembangunan Sekolah Rakyat. Perbaikan tersebut dilakukan agar distribusi material serta mobilitas pekerja dapat berjalan lebih lancar.
“Akses jalan ke Sekolah Rakyat sudah diperbaiki. Sehingga akses menuju Sekolah Rakyat itu dapat dilalui dengan lancar. Kendala lainnya curah hujan tinggi dan beberapa kesulitan terkait material,” katanya.
Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir turut menjadi tantangan dalam proses pembangunan. Selain itu, ketersediaan material juga menjadi faktor yang memengaruhi kecepatan pekerjaan di lapangan.
Dukung Program Strategis Nasional
Keikutsertaan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam pembangunan sektor pendidikan.
Pemerintah daerah berharap Sumedang dapat menjadi salah satu daerah yang aktif mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari agenda pembangunan nasional.
Program ini dirancang untuk meningkatkan akses pendidikan sekaligus mencetak sumber daya manusia yang lebih unggul dan berdaya saing.
“Tahun ini Sekolah Rakyat di Ujungjaya akan segera terealisasi. Progresnya sudah mencapai 7 persenan. Mudah-mudahan penyediaan material akan lebih lancar,”katanya.
Dengan percepatan pembangunan yang terus dilakukan, Sekolah Rakyat di Ujungjaya diharapkan dapat segera beroperasi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran sekolah tersebut menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang.

