Kadisdik Sumedang Beri Pembekalan Penilik PAUD Dikmas 2026, Tekankan Disiplin, Konsultasi, dan Penguatan Koordinasi

SUMEDANG, KORSUM.ID – Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, memberikan pembekalan kepada jajaran penilik Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (PAUD Dikmas) Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Lingkungan Tegalkalong, Kecamatan Sumedang Utara, Jumat (9/10/2026).

Pembekalan ini menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pelaksanaan tugas penilik dalam menjalankan fungsi pembinaan, pemantauan, dan pendampingan terhadap penyelenggaraan pendidikan anak usia dini serta pendidikan masyarakat di Kabupaten Sumedang.

Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Sumedang, Dr. Eka Ganjar Kurniawan, menyampaikan sejumlah arahan yang perlu menjadi perhatian para penilik dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan, kemampuan memahami persoalan, serta membangun komunikasi dan berbagi pengalaman antarsesama penilik.

Menurutnya, kedisiplinan merupakan salah satu aspek penting yang harus terus ditingkatkan. Dengan disiplin yang baik, penilik diharapkan dapat melaksanakan tugas secara tertib, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga  Bendung Cariang Rusak Dilaporkan Langsung ke Pj Gubernur Bey

Disiplin juga menjadi bagian dari upaya membangun profesionalisme dalam lingkungan kerja. Para penilik diharapkan mampu mengatur pelaksanaan tugas dengan baik, menjaga komitmen terhadap tanggung jawab yang diberikan, serta menunjukkan sikap profesional dalam memberikan pelayanan di bidang pendidikan.

Selain kedisiplinan, Eka juga menekankan pentingnya memahami setiap persoalan yang muncul dalam pelaksanaan tugas. Apabila menghadapi masalah atau kendala di lapangan, para penilik diharapkan tidak membiarkannya berlarut-larut, tetapi berupaya memahami akar persoalan dan melakukan konsultasi dengan pihak terkait.

Langkah konsultasi dinilai penting agar permasalahan dapat dibicarakan secara terbuka dan memperoleh solusi yang tepat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai kendala dalam pelaksanaan tugas diharapkan dapat ditangani secara terarah dan tidak menimbulkan persoalan yang lebih besar.

Baca Juga  Pj Bupati Sumedang Puji Kecamatan Tomo dalam Melestarikan Warisan Sunda

Arahan tersebut sekaligus mendorong para penilik untuk membangun budaya kerja yang terbuka, saling mendukung, dan mengedepankan penyelesaian masalah melalui komunikasi serta koordinasi.Dorong Rapat Rutin IPI sebagai Wadah Berbagi Pengalaman

Poin berikutnya yang menjadi perhatian Kadisdik Sumedang adalah pentingnya berbagi pengalaman atau sharing di antara para penilik. Menurut arahan yang disampaikan, kegiatan berbagi tersebut perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui rapat rutin Ikatan Penilik Indonesia (IPI) setiap bulan.

Rapat rutin IPI diharapkan tidak hanya menjadi agenda pertemuan formal, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang diskusi untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi para penilik dalam menjalankan tugasnya.

Melalui forum tersebut, para penilik dapat saling bertukar informasi, menyampaikan pengalaman, serta mendiskusikan berbagai pendekatan dalam menghadapi kendala di lapangan. Dengan demikian, pengalaman yang dimiliki oleh satu penilik dapat menjadi bahan pembelajaran bagi penilik lainnya.

Baca Juga  Gen Z Jatinunggal Diajak Melek Politik, Wabup Fajar Tekankan Pemilih Cerdas

Koordinasi dan komunikasi yang terbangun secara rutin juga diharapkan mampu memperkuat kebersamaan serta meningkatkan pemahaman terhadap pelaksanaan tugas penilik di lingkungan PAUD Dikmas.

Selain itu, forum diskusi bulanan dapat menjadi sarana untuk menyamakan persepsi, sehingga pelaksanaan tugas dapat berjalan lebih terarah dan selaras dengan tujuan peningkatan kualitas layanan pendidikan.Perkuat Profesionalisme Penilik PAUD Dikmas

Penilik memiliki peran penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan nonformal dan pendidikan anak usia dini melalui kegiatan pemantauan, pembinaan, serta pendampingan sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Oleh karena itu, peningkatan kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, dan kemauan untuk terus belajar menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.