SKPD  

Hadapi Bencana dan Pemilu, Forkopimda Gelar Rakor

SUMEDANG, KORSUM.ID – Sebagai langkah antisipasi terjadinya bencana di musim penghujan serta persiapan menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2024, dilaksanakanĀ  Rapat Koordinasi Forkopimda yang dipimpin oleh
Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman, Rabu (6/12) di Ruang Kerja Bupati Sumedang.

Pj Bupati Herman menyebutkan, bencana menjadi titik berat selama musim penghujan sehingga perlu adanya rencana aksi penanggulangan bencana.

“Penanganan bencana harus dengan SOP yang jelas sehingga kita bisa melakukan langkah dan penyelematan dengan segera. Saya juga minta semua desa tanggap bencana (Destana) untuk diaktivasi kembali,” jelasnya.

Herman juga meminta kepada BPBD Kabupaten Sumedang untuk menormalisasi dan menyusur sungai-sungai di daerah Cimanggung, Jatinangor dan Ujungjaya yang rawan bencana.

“Saya juga minta adanya integrasi antara nomor darurat 119 dan 110 milik kepolisian dalam satu platform, sehingga masyarakat bisa mengakses dengan satu klik atau satu pusat komando ketika terjadi bercana,” tuturnya.

Terkait dengan penyelenggaraan Pemilu, Herman berharap masyarakat Sumedang yang memiliki hak pilih bisa ikut berpartisipasi dalam pesta demokrasi tersebut.

“Kita mendorong masyarakat turut hadir dalam pesta demokrasi dengan mengedukasi masyarakat akan pentingnya memilih, tidak termakan hoax dan kisruh karena perbedaan hak pilih,” jelasnya.

Sementara itu, Wakapolres Sumedang
Kompol Meilawaty mengatakan, Polres Sumedang siap mendukung Pemda Kabupaten Sumedang dengan menjaga wilayah agar tetap aman.

Ditambahkan Meilawaty, Forkopimda akan melaksanakan upacara pada hari Jumat (8/12) mendatang dalam rangka mengantisipasi kejadian bencana alam di Sumedang.

“Kita juga akan melakukan edukasi mitigasi bencana sehingga masyarakat merasa pemerintah hadir melindungi dan menjamin masyarakat,” jelasnya.

Terkait dengan kesiapan pelaksanaan Pemilu, Forkopimda menyiapkan Posko pelayanan bagi masyarakat umum terkait dengan Pemilu.

“Kami dari kepolisian akan mengantisipasi terkait hoax dengan alat monitoring digital yang kami miliki yang dipantau oleh Tim Cyber,” pungkasnya.