Sumedang, KORSUM.ID – Desa Cikoneng Kecamatan Ganeas kab.Sumedang, saat ini, mulai kembangkan kembali tanam Jeruk Cikoneng dengan maksud selain mengembalikan kejayaan jeruk Cikoneng juga bertujuan mengangkat ekonomi masyarakatnya.
Dikatakan Kepala Desa Cikoneng Nono bahwa kembali membudidayakan jeruk Cikoneng tersebut merupakan peluang bisnis kedepannya dan juga bisa mengangkat ekonomi masyarakat.
“Sementara ini, tanam 100 pohon dulu dengan biaya beli pohon, pupuk, pengerjaan dan lain lainnya sebesar 10 juta dari anggaran Dana Desa (DD). Semoga dengan dilestarikannya jeruk cikoneng 3-4 tahun, kedepannya Jeruk cikon akan banyak lagi dan bisa berjaya kembali,” ungkap Nono saat di konfirmasi KORSUM.ID Minggu, 10 Januari 2022 melalui pesan WhatApps.
Senada apa yang dikatakan Camat Ganeas pada Kecamatan Ganeas, Cece Ruhiat bahwa berdasarkan kejadianya jeruk ini pernah musnah karena adanya debu dari Gunung Galunggung yang meletus sekitar tahun 1985 lalu.
“Pasca kejadian gunung Galunggung meletus pohon jeruk pada mati dan hanya beberapa pohon saja yang hidup mudah mudahan dimulai dari sekarang menjadi kebangkitan kembali kejayaan jeruk Cikoneng,” tutur Cece.
Maasih kata Cece, hal ini, akan terus berkesinambungan dengan ditindak lanjuti kegiatan tersebut.
“Semoga kedepanya jeruk ini menjadi primadona yang menjadikan popularitas daerah Desa Cikoneng kecamatan Ganeas dan tentunya kab. Sumedang akan berdampak kepada peningkatan kesejahteraan masyarakat, untuk mengawali penanam di tanah pangangonan asri lokasi untuk desa wisata, sementara luas lahannya kurang lebih 100 bata,” tuntasnya.

