Sumedang – Di balik kemajuan pembangunan fisik yang kerap tampak dari kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), ada peran sunyi namun strategis yang dimainkan para wakil rakyat di DPRD Sumedang. Tak hanya menyetujui anggaran, DPRD berdiri tegak sebagai mitra yang turut mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan TMMD ke-124 tahun 2025 yang akan digelar di Desa Pamulihan, Kecamatan Situraja.
Wakil Ketua DPRD Sumedang, Ruli Aditya, secara langsung menyampaikan dukungan tersebut dalam rapat koordinasi teknis yang digelar di Markas Korem 062/Tarumanagara, Garut.
“Kami tidak sekadar hadir sebagai pengesah anggaran. Kami ingin memastikan bahwa setiap program pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Ruli dengan nada tegas namun hangat.
Anggaran sebesar Rp1,6 miliar telah disiapkan untuk mendukung TMMD ini Rp1 miliar berasal dari APBD Kabupaten Sumedang, dan Rp600 juta disokong oleh Pemprov Jawa Barat. Dana tersebut akan difokuskan pada pembangunan akses jalan desa, rehabilitasi rumah tidak layak huni (Rutilahu), dan pengadaan fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan mendesak masyarakat pedesaan.
Namun bagi DPRD, TMMD bukan hanya proyek pembangunan fisik. Program ini dilihat sebagai cerminan nyata dari kemitraan tiga pihak: TNI, pemerintah daerah, dan rakyat.
“Nilai gotong royong yang dibawa TMMD adalah semangat yang juga kami perjuangkan dalam kebijakan publik,” tambah Ruli.
Tak berhenti di soal anggaran, DPRD berkomitmen melakukan monitoring dan evaluasi langsung ke lapangan, memastikan bahwa semua proses berjalan secara transparan dan tepat sasaran.
Letkol Kav Christian Gordon Rambu, Komandan Kodim 0610/Sumedang, turut mengapresiasi peran legislatif yang proaktif.
“Dukungan dari DPRD adalah suntikan semangat bagi kami di lapangan. Ini membuktikan bahwa pembangunan desa memang menjadi agenda bersama,” ujarnya.
Melalui sinergi yang kuat ini, TMMD ke-124 diharapkan bukan sekadar pembangunan jalan atau dinding rumah. Ia adalah simbol kolaborasi dan komitmen nyata bahwa setiap jengkal tanah desa adalah bagian dari Sumedang yang tak boleh tertinggal.

