SUMEDANG, 25 Februari 2026 – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menegaskan pentingnya penguatan ideologi Pancasila sebagai fondasi menjaga persatuan bangsa dalam kegiatan Pekan Pancasila yang digelar TNI di Aula Pandawa Kodim 0610/Sumedang, Rabu, 25 Februari 2026.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat nilai kebangsaan di tengah dinamika global yang terus berkembang. Pemerintah daerah bersama TNI mendorong penguatan nasionalisme sebagai langkah menjaga stabilitas sosial dan ketahanan wilayah.
Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa
Dalam sambutannya, Bupati Dony menyampaikan bahwa Indonesia merupakan bangsa besar yang dibangun di atas keberagaman suku, agama, bahasa, dan budaya. Menurutnya, perbedaan tersebut bukan menjadi pemisah, melainkan kekayaan yang harus dijaga bersama.
Ia mengingatkan bahwa tantangan global saat ini turut memengaruhi semangat nasionalisme, terutama di kalangan generasi muda. Arus globalisasi dinilai membawa perubahan cepat yang perlu disikapi secara bijak.
“Arus globalisasi membawa dampak positif, tetapi juga tantangan yang harus kita sikapi dengan bijak. Oleh karena itu, penguatan ideologi Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa menjadi sangat penting untuk terus dilakukan, khususnya kepada seluruh komponen bangsa di daerah,” tegasnya.
Perkuat Persatuan dan Ketahanan Wilayah
Menurut Dony, penyelenggaraan Pekan Pancasila memiliki nilai strategis dalam memperkokoh persatuan nasional sekaligus menjaga ketahanan wilayah. Ia menilai stabilitas daerah hanya dapat terwujud melalui kolaborasi seluruh unsur bangsa.
“Ketahanan wilayah yang kuat hanya bisa terwujud apabila seluruh komponen bangsa bersatu, bersinergi, dan memiliki komitmen yang sama dalam menjaga persatuan,”ujar Dony.
Ia menekankan pentingnya sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah. Dengan kolaborasi yang kuat, Sumedang diyakini mampu menghadapi berbagai tantangan sosial maupun global.
Pengamalan Nilai Pancasila Dimulai dari Diri Sendiri
Bupati Dony juga mengingatkan bahwa penguatan ideologi Pancasila tidak cukup melalui kegiatan seremonial semata. Nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari dan dimulai dari individu.
“Kita harus paham dan sadar dalam menjalankan nilai Pancasila, dimulai dari diri kita, lalu mengajak lingkungan kita, sehingga kita menjadi teladan dalam penguatan nilai Pancasila,” ungkapnya.
Ia turut mengutip pendekatan kepemimpinan yang menekankan konsep open mind, open heart, dan open will. Menurutnya, pendekatan tersebut penting untuk membuka cara berpikir, memperkuat empati sosial, serta menumbuhkan tekad bersama dalam menjaga bangsa dan negara.
Bangga Menjadi Bangsa Indonesia
Di akhir sambutannya, Bupati Dony mengajak seluruh masyarakat untuk menumbuhkan rasa bangga sebagai warga negara Indonesia serta menjaga nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan menggigit lengan orang yang menolong kita. Jangan membakar jembatan yang pernah menyeberangkan kita. Dan jangan menghina negeri yang telah melahirkan kita,” imbuh Dony.
Melalui kegiatan Pekan Pancasila Kodim 0610/Sumedang, pemerintah daerah berharap semangat nasionalisme semakin menguat di tengah masyarakat. Penguatan ideologi Pancasila dinilai menjadi kunci menjaga persatuan bangsa sekaligus memastikan Sumedang tetap aman, damai, dan kokoh dalam ketahanan wilayah di tengah perubahan global.

