Bupati Dony Hadiri Konferensi PKC PMII Jabar, Dorong Mahasiswa Perkuat Karakter dan Jaringan

PMII Jawa Barat

Sumedang, 20 Agustus 2025 – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menghadiri Konferensi Koordinator Cabang (Konfercab) XXI Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat, yang digelar di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Rabu (20/08/2025).

Dalam kesempatan itu, Bupati menegaskan peran penting PMII sebagai wadah bagi mahasiswa muslim Indonesia dalam membentuk karakter dan menjunjung tinggi nilai-nilai Islam berlandaskan Ahlussunnah Waljamaah serta bertumpu pada Pancasila.

PMII sebagai Tempat Pembentukan Karakter

Menurut Bupati Dony, organisasi kemahasiswaan seperti PMII bukan hanya sarana pengembangan diri, melainkan juga pintu untuk memperluas jaringan yang kelak menjadi bekal di dunia kerja dan kepemimpinan.

“PMII merupakan tempat berkembangnya diri untuk membentuk pribadi yang baik, juga menjalin network. Jaringan yang didapat selama mengikuti organisasi di lingkup kampus, merupakan jalan untuk membuka kita ke peluang yang lebih besar,” ujarnya.

Ia menekankan, keterlibatan dalam organisasi dapat membentuk karakter, mengasah kepemimpinan, serta memperkuat jati diri mahasiswa. “Selain itu, dengan mengikuti berbagai organisasi, jaringan akan semakin meluas, dari situlah akan muncul bibit-bibit untuk menggapai suatu keberhasilan,” tambahnya.

Bekal Penting untuk Berorganisasi

Bupati Dony menyebutkan ada empat elemen utama yang menjadi senjata dalam berorganisasi, yakni pengetahuan, pengalaman, jaringan, dan integritas. Keempat hal tersebut menurutnya merupakan bekal yang ampuh untuk menunjang keberhasilan di masa depan.

Ia pun memberikan motivasi kepada para kader PMII agar menjadikan konferensi kali ini sebagai wahana pembelajaran yang nyata. “Oleh karena itulah, jadikan konferensi ini wahana untuk Anda semua berlatih. Jangan hanya formalitas ikut untuk memeriahkan saja karena ini bagian dari pengalaman, pendidikan, kita ikut Konfercab,” ucapnya.

Konfercab Jadi Sejarah bagi PMII Jabar

Sementara itu, Ketua PKC PMII Jawa Barat 2025, Apriliana Eka Dani, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermakna bagi pengurus PMII Jawa Barat. Menurutnya, Sumedang menjadi bagian sejarah penting dalam perjalanan organisasi, khususnya dalam pelaksanaan agenda keorganisasian.

“Sumedang menjadi sejarah untuk kami para pengurus PMII Jawa Barat dalam melaksanakan agenda keorganisasian,” kata Apriliana.

Ia menekankan, PMII merupakan wadah yang tepat untuk mengasah potensi mahasiswa, baik dalam hal intelektualitas, kepemimpinan, maupun kepekaan sosial. “Saya mengajak kepada semua untuk terus belajar dan berperan aktif, karena PMII ini adalah organisasi yang berkualitas dalam pengembangan potensi mahasiswa,” ujarnya.

Peran Strategis PMII di Era Modern

Sebagai organisasi mahasiswa berbasis Islam, PMII memiliki peran strategis dalam mencetak generasi muda yang berakhlak mulia sekaligus memiliki wawasan kebangsaan. Melalui konferensi, para kader diharapkan mampu menghasilkan gagasan baru yang relevan dengan tantangan zaman, termasuk isu sosial, keagamaan, hingga pembangunan daerah.

Konfercab XXI PKC PMII Jawa Barat ini juga menjadi momentum bagi para kader untuk memperkuat solidaritas internal dan merumuskan arah organisasi ke depan. Dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, PMII berpotensi menjadi ruang kaderisasi yang menghasilkan pemimpin masa depan bangsa.

Kehadiran Bupati Dony dalam Konfercab XXI PKC PMII Jawa Barat menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan organisasi kemahasiswaan. Melalui forum ini, mahasiswa diajak tidak hanya aktif dalam aktivitas akademik, tetapi juga mengasah karakter, kepemimpinan, serta membangun jaringan yang luas.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen kuat, PMII diharapkan terus menjadi wadah pengkaderan mahasiswa muslim yang mampu melahirkan generasi unggul, berintegritas, dan siap mengabdi untuk bangsa dan agama.