SUMEDANG, 10 Maret 2026 – Suasana Ramadan di Kabupaten Sumedang kembali diwarnai kegiatan Safari Ramadan yang mempertemukan pemerintah daerah dengan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang untuk mengingatkan kembali nilai-nilai spiritual yang menjadi inti dari bulan suci tersebut.
Dalam kegiatan Safari Ramadan yang digelar di Masjid Al Hikmah, Dusun Citaman, Desa Bojongloa, Kecamatan Buahdua, Selasa (10/3/2025), Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengajak masyarakat memanfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan untuk memperbanyak ibadah dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Menurutnya, fase akhir Ramadan memiliki makna istimewa karena di dalamnya terdapat malam yang sangat mulia bagi umat Islam.
Menggapai Kemuliaan Malam Lailatul Qadar
Bupati Dony menuturkan bahwa sepuluh malam terakhir Ramadan merupakan waktu yang sangat istimewa karena terdapat malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.
“Mari kitan manfaatkan sepuluh malam terakhir Ramadan ini. Perbanyak ibadah di masjid, iktikaf, membaca Al-Qur’an dan memperbanyak doa. Mudah-mudahan kita semua dipertemukan dengan malam Lailatul Qadar,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa kesempatan tersebut hadir hanya sekali dalam setahun. Oleh karena itu, umat Islam didorong untuk memaksimalkan ibadah dengan memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, serta beriktikaf di masjid.
Bagi banyak umat Muslim, malam Lailatul Qadar diyakini sebagai momentum spiritual yang memberikan keberkahan besar bagi kehidupan.
Ramadan sebagai Waktu Memperbaiki Diri
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony juga menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri.
Bulan suci ini dinilai sebagai kesempatan untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperkuat rasa syukur atas berbagai nikmat yang diberikan Allah SWT.
“Kalau kita bersyukur kepada Allah, maka Allah akan menambah nikmat kepada kita. Jalani hidup dengan penuh syukur, nikmati dan syukuri setiap karunia yang diberikan,” kata Dony.
Pesan tersebut menegaskan bahwa nilai utama Ramadan tidak hanya terletak pada ritual ibadah, tetapi juga pada perubahan sikap dan cara pandang dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Rasa syukur, menurutnya, menjadi salah satu kunci penting dalam membangun kehidupan yang lebih baik, baik secara pribadi maupun sosial.
Memakmurkan Masjid dan Menguatkan Ukhuwah
Selain meningkatkan kualitas ibadah, Bupati Dony juga mengajak masyarakat untuk terus memakmurkan masjid selama Ramadan.
Ia menilai masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan dan sosial yang dapat memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.
“Masjid harus terus dimakmurkan. Jadikan Ramadan ini momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mempererat ukhuwah di tengah masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan di masjid, masyarakat dapat saling bertemu, memperkuat silaturahmi, serta membangun solidaritas sosial yang menjadi bagian penting dari kehidupan bermasyarakat.
Safari Ramadan Pererat Hubungan Pemerintah dan Warga
Kegiatan Safari Ramadan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang juga memiliki tujuan mempererat hubungan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.
Kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat komunikasi sekaligus menjadi sarana mendengar langsung aspirasi warga.
Camat Buahdua Kiki Hakiki menyampaikan apresiasi atas kehadiran Bupati beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai kegiatan Safari Ramadan memberikan semangat baru bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah dengan warga.
Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah di tengah masyarakat dapat memperkuat rasa kebersamaan serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Melalui momentum Ramadan, hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan semakin erat. Nilai-nilai spiritual yang tumbuh selama bulan suci juga diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun Kecamatan Buahdua dan Kabupaten Sumedang secara keseluruhan.

