SKPD  

Angka Kemiskinan Extrim di Sumedang Hampir 10,2 Persen

SUMEDANG, KORSUM.ID – Saat ini angka kemiskinan extrim di Sumedang hampir mencapai angka 10,2 persen, yang berada di wilayah Kecamatan Jatinunggal, Sukasari dan Pamulihan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Sub. bid. Sosial Bappppeda Sumedang Drs. Metty Suprianti, M.Si, saat Rakor Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem, yang dihadiri oleh para Kepala SKPD Sumedang dan Bapppeda Propinsi jabar dan Undangan lainnya.
Jumat, (26/11/21) Bertempat di Aula Tajimalela.

“Dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumedang tahun 2002 ini, bahwa memang berangkat dari karakteristik-karakteristik yang harus kita penuhi di dalam penanggulangan kemiskinan, nanti Pemda juga akan melaksanakan kegiatan khusus karena ada beberapa beberapa hal yang perlu ditindak lanjuti terkait dengan data, nilai aksesnya harus update”. Ucapnya.

Mety juga menyampaikan untuk merumuskan program-program yang ada di SKPD harus terintegrasi di dalam penanggulangan kemiskinan.

Sementara Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, SE dalam pemaparannya mengatakan bahwa semua stakeholder yang terkait masalah penanganan kemiskinan untuk cepat merealiasikan, mengingat kemiskinan di kabupaten lumayan ada dan efeknya pertumbuhan ekonomi kurang baik.

“Kita sadari untuk di Jawa Barat bahkan dunia pun sekarang mengalami masalah kemiskinan dan perekonomian kurang baik di masa pandemi”. Ujar Erwan.

Erwan juga menekankan kepada para SKPD terkait kemiskinan untuk memvalidasi data dan diharapkan turun langsung ke lapangan melihat penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sumedang dan melaporkan langsung hasilnya.

“Saya berharap Tahun 2022 ini awal kebangkitan Kabupaten Sumedang, jurang kemiskinan kita bisa menurun secara signifikan di Tahun depan dan laju pertumbuhan ekonomi dapat berjalan dengan baik”. Ungkapnya.