TMMD ke-124 Sumedang Resmi Ditutup: Akselerasi Pembangunan Desa Dimulai dari Pamulihan

TMMD ke-124 Sumedang Resmi Ditutup

Sumedang, 4 Juni 2025 – Setelah sebulan penuh membaur dengan masyarakat, membangun jalan, merehab rumah hingga memberantas stunting, gelaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 resmi ditutup pada Rabu (4/6/2025) di Desa Pamulihan, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.

Upacara penutupan digelar di lapangan desa setempat dan dipimpin langsung oleh Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Dadang Arif Abdurahman. Turut hadir Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, Komandan Korem 062 Tarumanegara Kolonel Inf. Nurul Yakin, Forkopimda, unsur TNI/Polri, serta masyarakat setempat yang selama satu bulan menjadi bagian dari denyut kegiatan TMMD.

Membangun Sinergi, Menguatkan Desa

Wakil Bupati M. Fajar Aldila menegaskan, TMMD bukan sekadar proyek pembangunan fisik semata, melainkan bentuk nyata sinergitas antara Pemerintah Daerah dan TNI dalam membangun desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

“Ini merupakan ikhtiar bersama. Sebagaimana arahan Asta Cita Presiden, pembangunan harus dimulai dari desa,” ujarnya. Fajar berharap model pembangunan terpadu seperti ini dapat diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Sumedang.

Dari Jalan hingga Rutilahu: Semua untuk Rakyat

Mayjen TNI Dadang Arif menyampaikan bahwa TMMD adalah bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat. Salah satu karya nyatanya adalah pembangunan jalan di Dusun Pamulihan yang bertujuan membuka akses mobilitas pertanian.

“Jalan ini akan mempermudah para petani membawa hasil bumi ke pasar. Harapannya, pendapatan mereka ikut meningkat,” jelas Pangdam.

Sementara itu, Dandim 0610/Sumedang Letkol Kav Christian Gordon Rambu memaparkan hasil konkret TMMD kali ini: pembangunan jalan sepanjang 950 meter, lebar 2,5 meter dan tinggi 15 cm, drainase sepanjang 50 meter, serta satu unit plat beton dan loneng.

Program lainnya mencakup:

  • Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) sebanyak 3 unit
  • Rehab MCK satu unit
  • Rehab masjid dan pembangunan poskamling
  • Penanaman pohon, pembersihan lingkungan, ketahanan pangan, serta penanganan stunting

Lebih dari Sekadar Bangunan

TMMD ke-124 bukan hanya tentang infrastruktur. Di balik cor beton dan saluran drainase, ada semangat kebersamaan, gotong royong, dan keberpihakan terhadap rakyat kecil. Program ini membuktikan bahwa kekuatan pembangunan bukan hanya soal anggaran, melainkan kolaborasi dan niat tulus untuk melayani.

Dengan berakhirnya TMMD 2025 di Pamulihan, Sumedang telah mencatat babak baru dalam pembangunan desa. Dan ini, menurut Wabup Fajar, baru permulaan.