Tahun 2023 Disperkimtan Salurkan DAK Rp. 8,1 M untuk Sanitasi

SUMEDANG, KORSUM.ID – Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Sumedang mengalokasikan Rp. 8,1 milar lebih untuk pembangunan sanitasi di 14 desa yang tersebar di 9 kecamatan.

Kegiatan tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik Tahun 2023 untuk 770 KK.

Hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Permukiman pada Disperkimtan Kabupaten Sumedang Sondjaja S.Sos, MM, Jumat (10/11).

“DAK fisik ini direalisasikan untuk Pembangunan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Lokal di 14 desa dimana masing-masing desa kebagian 55 KK. Jadi jumlah keseluruhannya 770 KK,” terangnya.

Sondjaja menyebutkan, DAK tersebut terdiri atas 14 paket pekerjaan fisik yang pengadaannya swakelola ditambah  kegiatan penunjang.

“Masing-masing desa mendapat DAK Rp. 517 juta untuk fisik sehingga jumlahnya Rp. 7,7 milar lebih. Sedangkan kegiatan penunjang senilai Rp. 400 juta lebih,” ucapnya.

Ditambahkan Sondjaja, realisasi DAK untuk kegiatan fisik maupun pencairan keuangannya sudah mencapai 70%.

“Sekarang sudah pengajuan Termin III. Semoga cepat cair agar bisa cepat selesai pembangunannya,” tuturnya.

Selain dari DAK, lanjutnya, ada 2 paket pekerjaan fisik yang didanai APBD Kabupaten Sumedang senilai Rp. 698 juta untuk sanitasi di Kabupaten Sumedang.

“Ada pembangunan tangki septik sebanyak 34 unit di Desa Sirnamulya, Sumedang Utara, senilai Rp. 238 juta dan 1 unit IPAL di Desa Haurngombong, Pamulihan senilai Rp. 460 juta,” ungkapnya.
 
Sementara itu, Tarli selaku Ketua KSM “Mesra” Desa Tanjungmedar mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang yang telah merealisasikan pembuatan toilet di desanya.

“Alhamdulillah warga di desa saya yang sebelumnya bingung tidak memiliki WC sekarang sudah bisa. Saya harap warga yang belum (dibangun), bisa direalisasikan di tahap ketiga,” ujarnya.