Resolusi Pembangunan Tahun 2026: Kuatkan Kolaborasi Pentahelix

SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan resolusi pembangunan Kabupaten Sumedang tahun 2026 diarahkan pada penguatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan unsur akademisi, dunia usaha, komunitas, pemerintah, dan media. Hal tersebut disampaikan saat Refleksi dan Resolusi Pembangunan Tahun 2025–2026, di Aula Tampomas, Selasa (23/12/2025).

Bupati menyampaikan bahwa pembangunan ke depan harus dibangun melalui kolaborasi lintas sektor agar hasilnya benar-benar berdampak bagi kesejahteraan masyarakat.
“Resolusi pembangunan tahun 2026 adalah penguatan kolaborasi pentahelix. Setiap pembangunan harus melibatkan akademisi, bisnis, komunitas, pemerintah, dan media,” katanya.

Selain kolaborasi, Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi publik. Ia meminta agar setiap kegiatan pembangunan menghasilkan satu konten informasi yang berkualitas.
“Satu kegiatan harus jadi satu konten yang baik, sehingga rakyat tahu apa yang kita kerjakan,” ujarnya.

Dalam arahannya, Bupati mengingatkan seluruh jajaran perangkat daerah agar setiap pekerjaan diawali dengan niat baik, dijalankan secara normatif, dan menghasilkan kualitas terbaik.
“Tahun depan kita luruskan niat, dan hasilnya harus berkualitas. Berikan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.

Untuk prioritas pembangunan tahun 2026, Bupati menyebutkan bahwa infrastruktur tetap menjadi fokus utama, seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan publik di berbagai sektor. Selain itu, ia juga meminta agar program pembangunan daerah terintegrasi dengan program pemerintah pusat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menurutnya, pasokan bahan pangan untuk program MBG harus dipastikan berasal dari KDKMP, terutama untuk pemenuhan protein hewani.
“Dari program MBG, uang triliunan rupiah akan beredar di Sumedang. Baperida harus mampu mengorkestrasi dunia usaha agar perputaran ekonomi tersebut benar-benar dinikmati oleh masyarakat Sumedang,” jelasnya.

Bupati juga meminta agar potensi setiap desa dipetakan secara menyeluruh sehingga KDKMP dapat berperan sebagai penyerap sekaligus pemasok kebutuhan MBG. Dengan demikian, perputaran ekonomi daerah dapat berjalan optimal dan mendorong pertumbuhan ekonomi Sumedang.
“Saya minta Baperida mengarahkan program pembangunan yang betul-betul berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan juga Kick Off Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dengan mengusung tagline “Sumedang Membumi”. Tagline ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang agar arah pembangunan selalu dekat, terasa, dan sejalan dengan kebutuhan masyarakat.