Sumedang, 25 Agustus 2025 – Kelompok Ternak Dermaga Mukti Lestari di Desa Cikurubuk, Kecamatan Buahdua, Kabupaten Sumedang, mendapatkan hibah delapan ekor sapi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bantuan berupa tujuh ekor sapi betina dan satu ekor sapi jantan itu diserahkan langsung oleh UPTD Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Sapi Potong Ciamis, Senin (25/8/2025).
Acara penyerahan yang berlangsung di kandang kelompok ternak disaksikan oleh Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir. Ia menyambut gembira bantuan tersebut, karena menjadi bukti kepercayaan Pemprov Jabar terhadap kemampuan kelompok ternak lokal.
“Kelompok Ternak Dermaga Mukti Lestari telah dipilih menjadi salah satu kelompok di Jawa Barat yang mendapatkan bantuan sapi. Terima kasih, kami bersyukur mendapat bantuan ini dan semoga menambah lagi,” ujar Bupati Dony.
Amanah dan Tanggung Jawab
Bupati meminta agar bantuan sapi ini dikelola dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, hibah tersebut adalah amanah yang harus dijalankan secara baik agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Laksanakan dengan baik amanah ini. Karena ini akan memberikan gambaran wajah Sumedang apakah kelompoknya amanah atau tidak. Kalau amanah, tanpa diminta pun akan ditambah untuk kelompok ternak yang lainnya. Kalau tidak amanah berarti kita memotong rezeki untuk kelompok lainnya,” tegas Dony.
Bupati juga menekankan pentingnya perkembangan populasi sapi dari hibah ini. Ia optimistis delapan ekor sapi tersebut bisa berkembang dua kali lipat bahkan empat kali lipat. “Sapi bantuan ini bisa berkembang dari delapan ekor menjadi 16 ekor bahkan bisa sampai 32 ekor. Saya minta ada laporan bulanannya atas progres dari perkembangan sapi ini,” katanya.
Strategi Peningkatan Populasi Sapi
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Pemprov Jabar, Linda Al Amin, menjelaskan bahwa hibah ini merupakan bagian dari program strategis peningkatan populasi sapi di Jawa Barat. Menurutnya, saat ini ketersediaan sapi potong dan sapi perah masih jauh dari kebutuhan konsumsi masyarakat.
“Konsumsi daging sapi di Jawa Barat tinggi, tetapi sebagian besar peternak lebih banyak memelihara domba. Saat ini kebutuhan daging sapi hanya 30 persen yang dipenuhi dari produksi Jawa Barat, sisanya didatangkan dari luar daerah bahkan impor dari luar negeri,” paparnya.
Linda menegaskan bahwa populasi sapi perah maupun sapi potong di Jawa Barat masih sangat kurang. Oleh karena itu, melalui UPTD Ciamis, pemerintah mengembangkan sapi Pasundan sebagai salah satu upaya meningkatkan produksi daging sapi. “Kami serahkan satu sapi jantan dan tujuh betina, artinya ini harus dikembangbiakan,” ujarnya.
Kelompok Ternak Terpilih
Menurut Linda, hanya ada tiga kelompok ternak di Jawa Barat yang tahun ini menerima hibah sapi, yaitu dari Kabupaten Sumedang, Pangandaran, dan Sukabumi. Ketiga kelompok tersebut dipilih melalui proses seleksi ketat karena dinilai memiliki kemampuan dan kesiapan untuk mengembangkan populasi sapi.
“Penyerahan hibah ini melalui proses seleksi, hanya kelompok ternak yang mampu dan siap mengembangbiakan sapi yang dipilih,” jelasnya.
Pemilihan Kelompok Ternak Dermaga Mukti Lestari di Sumedang sebagai penerima hibah menunjukkan adanya kepercayaan dari Pemprov Jabar terhadap kapasitas dan komitmen kelompok ini dalam mengelola bantuan.
Dampak bagi Peternakan dan Ekonomi Lokal
Hibah sapi ini diharapkan tidak hanya memperkuat populasi sapi potong di Jawa Barat, tetapi juga memberikan dampak langsung pada ekonomi masyarakat desa. Dengan adanya sapi betina produktif, kelompok ternak memiliki peluang besar untuk mengembangkan usaha peternakan, menghasilkan bibit sapi baru, hingga menambah pendapatan anggota.
Bupati Dony menilai, jika dikelola dengan baik, hibah sapi ini akan membuka jalan bagi kelompok ternak lain di Sumedang untuk mendapat kepercayaan serupa di masa mendatang. “Kalau kelompok amanah, pasti akan ditambah lagi bantuannya. Ini peluang besar untuk kemajuan peternakan di Sumedang,” tegasnya.
Hibah delapan ekor sapi dari Pemprov Jabar untuk Kelompok Ternak Dermaga Mukti Lestari menjadi langkah penting dalam memperkuat peternakan lokal di Sumedang. Dengan komitmen pengelolaan yang baik, hibah ini bukan hanya menambah populasi sapi, tetapi juga menggerakkan ekonomi desa dan membantu memenuhi kebutuhan daging sapi di Jawa Barat.

