Wisata  

Sumedang Matangkan Persiapan Festival Pesona Jatigede 2025

Festival Pesona Jatigede

Sumedang – Kabupaten Sumedang tengah bersiap menjadi tuan rumah Festival Pesona Jatigede 2025 yang akan berlangsung pada September mendatang. Persiapan kegiatan skala nasional hingga internasional itu semakin dimatangkan melalui rapat koordinasi di Aula Tampomas PPS, Kamis (21/8/2025).

Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati M. Fajar Aldila bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Hj. Tuti Ruswati. Pertemuan tersebut membahas secara rinci agenda utama festival, mulai dari olahraga, seni, budaya, hingga ajang kelas dunia.

Rangkaian Acara Besar di Jatigede

Sekda Tuti Ruswati menjelaskan, Festival Pesona Jatigede 2025 akan menghadirkan sejumlah kegiatan unggulan. Di antaranya Jatigede Run 10K 2025, Sumedang Walkers, festival seni dan budaya, serta Kejuaraan Paralayang Dunia.

“Momen besar ini harus dipersiapkan sebaik-baiknya. Semua harus terencana dengan matang agar pelaksanaannya berjalan lancar,” tegas Tuti.

Menurutnya, festival ini bukan hanya agenda hiburan tahunan, tetapi juga wadah untuk memperkenalkan potensi wisata, budaya, dan sport tourism Sumedang. Dengan adanya kejuaraan paralayang berskala internasional, Sumedang diproyeksikan semakin dikenal sebagai destinasi unggulan di Jawa Barat.

Event Strategis untuk Promosi Daerah

Festival Pesona Jatigede telah ditetapkan sebagai agenda besar daerah yang berkontribusi terhadap citra Sumedang di level nasional hingga internasional. Kehadiran event ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi wisatawan, sekaligus mendongkrak perekonomian lokal.

“Festival Pesona Jatigede merupakan agenda besar yang membawa nama Sumedang di kancah nasional, bahkan internasional,” jelas Tuti.

Meski begitu, ia mengingatkan ada sejumlah aspek teknis yang perlu diselesaikan, salah satunya terkait perizinan keramaian. Hal ini penting agar pelaksanaan acara dapat berjalan sesuai aturan tanpa hambatan.

Wabup Dorong Sinergi Panitia

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Fajar Aldila menilai koordinasi persiapan menunjukkan perkembangan signifikan dibandingkan rapat sebelumnya. Menurutnya, pemetaan kebutuhan menjadi hal penting agar festival terselenggara secara profesional.

“Kami harus tahu seberapa besar kebutuhan yang diperlukan, sehingga bisa menentukan langkah-langkah penyelesaian secara tepat,” ungkap Fajar.

Ia menambahkan, panitia harus mampu mengidentifikasi potensi kendala yang mungkin muncul di lapangan. Dengan begitu, solusi bisa segera dirumuskan sebelum hari pelaksanaan.

“Rakor ini diharapkan untuk lebih terbuka terkait apa yang benar-benar dibutuhkan agar dalam pelaksanaannya dapat berjalan lancar,” pungkasnya.

Dampak yang Diharapkan

Festival Pesona Jatigede 2025 diharapkan memberi dampak ganda bagi Sumedang. Dari sisi pariwisata, acara ini akan memperkuat branding Jatigede sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Barat, khususnya di sektor sport tourism dan ekowisata. Dari sisi ekonomi, festival diproyeksikan memberikan efek berganda bagi masyarakat sekitar, mulai dari pelaku UMKM, sektor kuliner, transportasi, hingga jasa akomodasi.

Selain itu, acara ini menjadi momentum penting bagi seniman lokal untuk menampilkan karya budaya mereka di panggung yang lebih luas. Kehadiran festival budaya diyakini dapat memperkuat identitas Sumedang sebagai daerah dengan kekayaan seni tradisi yang khas.

Menuju Festival yang Terintegrasi

Persiapan matang yang dilakukan Pemkab Sumedang menunjukkan komitmen untuk menjadikan Festival Pesona Jatigede sebagai agenda tahunan berkelas. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, baik dari pihak swasta, komunitas, hingga dukungan masyarakat.

Dengan berbagai agenda unggulan, Festival Pesona Jatigede 2025 diproyeksikan menjadi salah satu magnet wisata terbesar di Jawa Barat pada tahun ini.