Ini menjadi awal sekaligus akhir dari perbincangan kami. Raut muka dari kedua temanku yang menandakan ingin segera pulang. Akhirnya hanya bisa pamitan di tengah jalan bobrok ini. Arah yang berbeda antara aku dan Dina. Hanya ucapan terima kasih yang mengantarkannya pulang. Aku dan kedua temanku berterima kasih banyak padanya. Yakin hati ini. Bukan menjadi terakhir kali untuk bisa bertemu dengan dia. Dan semoga pertemuan selanjutnya, jalan yang bobrok ini selesai diperbaiki dan tak menjadi hambatan bagiku untuk menemuinya. Meski dari situ aku bisa mengenalnya, jalanan bobrok ya bobrok. Bisa rusak motor. hehe…
Kisah ini berlanjut. Semoga ya…
Diki Hasrul Wathani
Dini hari. 28 Februari 2021

