KORSUM.ID – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan 4 kepala daerah tidak akan ikut retret di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN ) Jatinangor Sumedang Jawa Barat.
Hal itu diutarakan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto disela-sela persiapan retret gelombang kedua di Kampus IPDN Jatinangor, Kamis (19/6).
Rapat persiapan retret gelombang kedua diikuti jajaran Kemendagri, unsur IPDN serta panitia pelaksana. Rapat tersebut memastikan seluruh unsur pendukung dapat melaksanakan retret dapat berjalan lancar yang akan digelar Minggu (22/6)
“Peserta retret gelombang kedua in akan hadir sekitar 87 kepala daerah. Pada awalnya ada 91 kepala daerah yang telah dijadwalkan ikut hadir, namun ada beberapa kepala daerah berhalangan karena adanya Pungutan Suara Ulang (PSU) dan kondisi kesehatan seperti Bengkulu Utara,Serang, Kutai Kartanegara, Melawi dan Buton Tengah, “tutur Wamendagri.
Dikatakan, retret gelombang kedua ini merupakan lanjutan gelombang pertama di Akademi Militer (Akmil) Magelang pada 21-28 Februari 2025 lalu. Saat itu 494 dari 503 kepala daerah yang hadir.
Dipilihnya IPDN Jatinangor untuk retret gelombang kedua ini diharapkan membawa suasana pendidikan dan birokrasi yang berkualitas sehingga bisa memberi atmosfer baru dalam penguatan kapasitas para kepala daerah.
“Materi retret gelombang kedua ini akan serupa dengan yang sebelumnya. Kami akan mengangkat soal hak dan kewajiban kepala daerah dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya selaku gubernur, wakil gubernur, walikota, bupati dan wakil bupati, “ujarnya.

